GBPUSD Menguat Mendekati 1.3255: Peluang Beli Menjelang Rapat Fed dan BoE

GBPUSD Menguat Mendekati 1.3255: Peluang Beli Menjelang Rapat Fed dan BoE

Signal GBP/USDBUY
Open1.326
TP1.345
SL1.320
trading sekarang

Fed diperkirakan mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3.50%-3.75% dalam rapat Maret. Risiko inflasi yang tetap membandel membuat banyak analis menunda ekspektasi pemotongan hingga kuartal berikutnya. Menurut Carol Kong, ahli strategi mata uang di Commonwealth Bank of Australia, respons kebijakan sangat bergantung pada apakah inflasi berada di atas, tepat, atau di bawah target.

Di sisi lain, Bank of England (BoE) diperkirakan menahan laju bunga di level 3.75% saat rapat berlangsung. Tekanan biaya hidup dan skenario jangka menengah memperhebat ketidakpastian ekonomi, sehingga kebijakan yang berhati-hati disorot para analis. Beberapa ekonom Oxford juga menyampaikan kekhawatiran bahwa jika harga minyak naik ke level ekstrem, inflasi bisa melonjak dan pertumbuhan Inggris bisa melambat.

Di pasar, GBP/USD berhasil menguat menuju sekitar 1.3255 karena dolar AS sedang melemah. Para pelaku pasar terlihat berhati-hati menjelang keputusan kebijakan Fed dan BoE, sehingga pergerakan cenderung terkapitalisasi pada perkembangan berita-berita utama. Liputan ini menyoroti bahwa pergerakan signifikan akan sangat tergantung pada bagaimana inflasi dan dinamika utang global berkembang dalam beberapa minggu ke depan.

Harga GBPUSD saat ini berada di sekitar 1.3255, dengan momentum yang terlihat lebih kuat pada sesi Eropa awal karena dolar AS melemah. Momentum teknikal ini mencerminkan ekspektasi pasar bahwa pembuat kebijakan utama tidak akan segera mengubah jalur kebijakan mereka. Kondisi teknikal menunjukkan pound berupaya mempertahankan level bawah dari kisaran, sambil mencari katalis lebih lanjut dari data ekonomi.

Secara teknikal, jika sentimen tetap positif, GBPUSD berpotensi menembus ke arah target sekitar 1.3450. Break di atas level tersebut akan memberikan konfirmasi tren naik yang lebih jelas, selama level support terjaga. Rilis data kejutan atau komentar kebijakan bisa memicu volatilitas namun tetap mengarah pada peluang risiko-rendah untuk posisi beli.

Namun risiko tetap ada jika inflasi menunjukkan pelebaran lebih lanjut atau minyak melonjak lagi. Gejolak geopolitik, data inflasi yang lebih kuat, atau pergeseran sikap kebijakan bisa membuat investor beralih dan menekan pasangan ini. Dalam konteks tersebut, rekomendasi yang relevan adalah menjaga ukuran posisi dan menyesuaikan stop sesuai volatilitas pasar.

broker terbaik indonesia