GBPUSD bergerak lebih tinggi terhadap USD menjelang rilis data Nonfarm Payrolls NFP AS pada hari Jumat. Pasangan ini mendekati level 1.3365 saat para trader mencerna peta kebijakan The Fed dan arah dolar secara umum. Indeks dolar asing (DXY) terlihat melemah sekitar 0,1%, memberi ruang bagi pasangan mata uang utama untuk menguat dalam sesi Asia.
Seiring laporan ADP Februari yang lebih kuat dari ekspektasi, pasar memangkas ekspektasi dovish pada kebijakan Federal Reserve untuk pertemuan berikutnya, sehingga peluang untuk penahanan kebijakan pada Juli meningkat. Meski demikian, pasar tetap waspada terhadap risiko kebijakan yang sangat bergantung pada data tenaga kerja. Perubahan kecil dalam prospek kebijakan bisa memicu volatilitas harga di pasar mata uang secara luas.
Di sisi Inggris, tekanan inflasi tetap tinggi karena harga energi yang lebih tinggi, membuat BoE tampak enggan memangkas suku bunga pada pertemuan 19 Maret. Analis menilai bahwa inflasi di Inggris masih berada di atas target, sehingga langkah kebijakan yang lebih ketat tetap menjadi risiko utama bagi GBP. Laporan oleh Cetro Trading Insight menekankan bahwa dinamika ini bisa membatasi pelemahan lebih lanjut untuk sterling jangka pendek.
Dari sisi teknikal, peluang pembalikan terlihat jika GBPUSD berhasil menembus zona resistance sekitar 1.3365–1.3380. Meskipun momentum saat ini relatif tipis, konfirmasi breakout di atas level tersebut bisa membuka langkah menuju target lebih tinggi. Struktur harga mendukung skenario bullish jika harga dapat bertahan di atas 1.3365.
Indikator sentimen menunjukkan DXY melemah menuju sekitar 99.00, mendukung tekanan naik pada pasangan GBPUSD. Pasar menimbang data NFP sebagai penentu arah kebijakan Fed, meskipun sebagian besar faktor inflasi dan arah suku bunga tetap menjadi faktor utama yang mempengaruhi pergerakan dolar.
Berikut ringkasan indikator kunci saat ini:
| Indikator | Nilai |
|---|---|
| DXY | ≈99.00 |
| Peluang Hold Fed (Juli) | ≈47.4% |
| NFP Februari (Forecast) | 59K |
Rencana perdagangan utama adalah posisi buy pada GBPUSD dengan target sekitar 1.3410 dan stop di 1.3335. Pembukaan posisi bisa dilakukan near level 1.3365, dengan asumsi harga mendapatkan konfirmasi positif di atas 1.3365 untuk memvalidasi momentum bullish. Rasio risiko-keuntungan yang diusulkan sekitar 1:1.5 menjaga manajemen risiko tetap terukur.
Pertimbangan risiko utama meliputi kejutan data NFP yang bisa mengubah ekspektasi Federal Reserve, potensi kembalinya tekanan pada dolar jika data AS mengecewakan, serta dinamika harga energi di Inggris yang mempengaruhi kebijakan BoE.
Selain itu, manajemen risiko disarankan dengan ukuran posisi yang proporsional, penggunaan trailing stop jika harga bergerak mendatar, serta evaluasi berkala terhadap perubahan kondisi makro. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk membantu para pelaku pasar dalam menghadapi volatilitas pasar forex.