GBPUSD berada di sekitar 1.3480 pada pembukaan sesi Asia. Pelaku pasar menilai dolar AS berpotensi melemah lebih lanjut jika Federal Reserve benar-benar melanjutkan pemangkasan suku bunga seperti yang diharapkan. Ketika kebijakan moneter AS lebih longgar, daya tarik dolar bisa berkurang dan mendukung pergerakan naik bagi pound terhadap greenback.
BoE memproyeksikan jalur penurunan suku bunga yang bertahap, sehingga mendukung sentimen positif terhadap Cable. Namun, para pembuat kebijakan menekankan bahwa setiap langkah pemangkasan berikutnya akan menjadi keputusan yang lebih sulit secara politik maupun ekonomi, sehingga volatilitas di pasangan mata uang ini tetap ada.
Selain dinamika kebijakan, faktor politik global juga menjadi penentu arah pasar. Komentar mengenai independensi Fed dan kemungkinan perubahan kepemimpinan dovish bisa menambah volatilitas dolar. Pasar juga melihat peluang pemangkasan Fed pada pertemuan berikutnya sekitar 15% menurut FedWatch CME, menambah nuansa spekulatif terhadap arah pasangan mata uang utama tahun ini.
Secara teknis, GBPUSD menunjukkan kekuatan menuju level 1.3480 pada pembukaan sesi Asia, dengan pergerakan harga yang memberikan peluang untuk melanjutkan penguatan jika berita kebijakan mendorong dolar melemah. Struktur harga saat ini membentuk landasan yang mendukung upaya penguatan menuju level resistance berikutnya.
Perbedaan jalur kebijakan antara Fed dan BoE memperkuat ekspektasi bagi mata uang utama. Dolar cenderung berada dalam posisi rentan terhadap potensi pelonggaran, sementara jalur pelonggaran bertahap di Inggris membantu menjaga daya tarik relatif pound bagi investor, sehingga bias bullish pada GBPUSD tetap ada.
Rencana trading berdasarkan skenario ini adalah membeli GBPUSD dengan open sekitar 1.3480, target 1.3600, dan stop di 1.3400. Rasio risiko-imbalan sekitar 1:1.5 membuat peluang ini menarik jika motivasi fundamental berlanjut dan teknikal menunjukkan pemulihan berkelanjutan.