Gencatan senjata dua pekan antara AS dan Iran sempat mendorong dolar AS turun, namun retakan dalam kesepakatan mulai terlihat seiring Israel melanjutkan serangan di Lebanon. Pasar valuta asing tetap sensitif terhadap kejutan geopolitik serta peluang kebijakan moneter yang berubah-ubah. Dalam konteks ini, pembaca Cetro Trading Insight dapat mengikuti bagaimana dinamika ini mempengaruhi likuiditas dan volatilitas pasangan utama.
FOMC minutes dari rapat Maret menunjukkan sebagian besar pejabat masih mengantisipasi satu kali potongan suku bunga tahun ini. Meski inflasi berisiko lebih tinggi karena minyak dan tarif, catatan tersebut menekankan bahwa jalur kebijakan belum pasti. Pasar menimbang dampak geopolitik terhadap imbal hasil dan arah kebijakan terhadap GBPUSD sebagai pasangan mata uang utama.
Rilis data yang akan datang, termasuk PCE inti, pertumbuhan PDB, dan klaim pengangguran, akan menjadi penentu arah jelang CPI bulan Maret. Investor juga menilai bagaimana kebijakan Federal Reserve dan dinamika regional dapat mempengaruhi jalur suku bunga jangka pendek. Secara keseluruhan, faktor global tetap menjadi konteks utama bagi pergerakan pasangan mata uang utama di sesi berikutnya.
Pada kerangka 15 menit, GBPUSD diperdagangkan mendekati 1.3399 dengan bias bullish yang relatif moderat. Harga tetap berada di atas EMA 200 periode di sekitar 1.3354, menjaga dukungan teknis bagi reli kecil. Indikator momentum menunjukkan bahwa pergerakan harga masih konstruktif meski Stochastic RSI berada di wilayah overbought sekitar 81.
Level support utama terlihat di 1.3354; jika harga menembus level itu, tekanan bullish bisa melemah dan potensi koreksi menuju wilayah intraday rendah sebelumnya muncul. Secara teknis arah berikutnya sangat bergantung pada bagaimana harga bereaksi terhadap EMA 200 pada saat penurunan. Selama GBPUSD tetap menghormati EMA ini, pembeli diperkirakan akan menjaga konsolidasi dan mengambil keuntungan jika terjadi kenaikan lebih lanjut.
Momentum saat ini mengisyaratkan peluang entry buy dengan risiko terbatas, terutama jika harga menjaga di atas 1.3354. Namun, oscillator berada pada wilayah overbought, sehingga profit-taking bisa terjadi daripada lonjakan berkelanjutan. Jika rencana masuk posisi membawa pasangan ke target sekitar 1.3467 dengan stop di 1.3354, maka risiko terhadap potensi imbal balik perlu dikelola secara seksama.