GBPUSD Tertekan di Tengah Sentimen Risk-Off: Fokus BoE, NFP, dan Dolar AS setelah Penunjukan Warsh

GBPUSD Tertekan di Tengah Sentimen Risk-Off: Fokus BoE, NFP, dan Dolar AS setelah Penunjukan Warsh

trading sekarang

Di awal pekan ini, Pound Sterling berada di bawah tekanan akibat suasana risk-off global yang mendorong permintaan terhadap dolar. Penunjukan Kevin Warsh sebagai ketua Fed meningkatkan daya tarik Greenback bagi para pelaku pasar. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk memberikan gambaran menyeluruh.

Para investor menantikan keputusan kebijakan Bank of England (BoE) serta rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) AS yang bisa menggerakkan arah GBP/USD. Kondisi pasar secara umum masih terpantau hati-hati, dengan fokus pada bagaimana BoE menempatkan kebijakan di tengah dinamika pertumbuhan dan tekanan inflasi.

Kondisi risiko global tetap memproyeksikan tekanan terhadap pound saat dolar menguat, meski GBP/USD berhasil bertahan di sekitar level 1,37 pada awal sesi Eropa. Indikator Dolar AS (DXY) mendekati level tertinggi minggu ini, menambah tekanan pada pasangan mata uang utama ini.

Secara teknis, GBP/USD diperdagangkan di sekitar 1,37 dengan menahan area resistance sekitar 1,3785 yang sempat disentuh minggu lalu. Upaya untuk menembus resistance itu gagal, sehingga dinamika jangka pendek cenderung datar dengan bias berhati-hati.

Harga masih berada di atas Exponential Moving Average (EMA) 20-hari, menunjukkan bahwa tren kenaikan jangka pendek tetap relevan meski ada tekanan. RSI 14-hari mendekati 60, turun dari kejenuhan beli di 80, menandakan ruang bagi pembeli untuk melanjutkan pembentukan arah tanpa overbought.

Level kunci yang perlu diperhatikan adalah resistance di 1,3869 dan support yang berada dekat EMA 20-hari. Penembusan di bawah EMA berpotensi memperkecil bias naik, sementara penembusan di atas 1,3785 berpotensi memulihkan momentum ke arah 1,3869 dan lebih tinggi.

Dengan BoE diperkirakan mempertahankan kebijakan pada jalur penurunan bertahap, fokus investor akan tertuju pada petunjuk kebijakan yang disampaikan dalam rilis laporan kebijakan BoE. Kondisi pekerjaan Inggris yang lemah menambah nuansa kehati-hatian bagi pasangan GBP/USD.

Data penting yang akan menggerakkan pasangan ini pekan ini adalah laporan NFP AS bulan Januari dan serangkaian data PMI ISM serta pekerjaan di AS. Kejutan positif pada data AS bisa memperkuat daya tarik dolar dan menekan GBP/USD lebih lanjut.

Bagi pelaku pasar, strategi yang disarankan adalah bermain pada level support-resistance dengan manajemen risiko yang baik. Hindari ekspektasi overextended karena volatilitas bisa meningkat tajam menjelang rilis data ekonomi utama.

broker terbaik indonesia