Poundsterling melemah menuju sekitar 1.3350 setelah kekalahan Partai Buruh di by election Gorton dan Denton serta peningkatan ketegangan di Timur Tengah yang membebani prospek kebijakan Bank of England. BoE mempertahankan suku bunga pada 3.75 persen dalam suara tipis 5 berbanding 4 pada Februari. Gubernur Andrew Bailey menyebut keputusan bulan Maret sebagai pertanyaan terbuka dan menyoroti inflasi jasa yang masih tinggi sekitar 4.4 persen.
Ketidakpastian politik domestik menambah tekanan pasar karena hasil pemilihan kecil meningkatkan kekhawatiran soal kepemimpinan PM dan arah fiskal pemerintah. Sementara itu, konflik regional dan lonjakan harga minyak memperburuk tekanan inflasi dan membuat pasar mengurangi ekspektasi pemotongan di bulan Maret.
Secara teknikal, GBP USD telah turun sekitar 0.35 persen dan diperdagangkan di sekitar 1.3350. Harga telah menembus di bawah moving average 50 harian di sekitar 1.3510, menunjukkan momentum downside yang melemahkan. Rencana teknikal berikutnya adalah pengujian area 1.3375 hingga 1.3400, dengan jika bisa menutup di atas 1.3510 maka peluang rebound lebih baik.
Dari sisi makro, kebijakan bank sentral utama masih menjadi faktor penentu arah. Federal Reserve mempertahankan kisaran suku bunga 3.50 hingga 3.75 persen pada pertemuan lalu, dan risalahnya menunjukkan beberapa anggota membahas kenaikan jika inflasi tetap di atas target. Hal ini menambah ketidakpastian bagi pasangan mata uang utama.
Di sisi lain, dolar AS menguat sejalan dengan peningkatan risiko geopolitik, menambah headwind bagi GBPUSD. Ketertarikan pasar pada keamanan aset masih membatasi laju pasangan mata uang ini meski data ekonomi regional bervariasi.
Secara teknikal pada grafik harian, GBPUSD berada di sekitar 1.3355. Bias jangka pendek terlihat sedikit bearish karena harga berada di bawah moving average 50 harian sekitar 1.3510 dan menguji support di sekitar 1.3375. Rintangan terdekat terlihat di sekitar 1.3400 sampai 1.3425, sedangkan resistance kuat berada di 1.3510. Penutupan harian di atas 1.3510 diperlukan untuk mengubah bias dan membuka target di wilayah 1.3600. Menurut analisa dari Cetro Trading Insight, sinyal perdagangan menyarankan posisi short dengan target sekitar 1.3200 dan stop di 1.3425, memberikan risiko-imbalan yang memadai jika pasar bergerak sesuai arah.