
GMF resmi memanfaatkan fasilitas perawatan pesawat di Bandara Pondok Cabe sebagai langkah terobosan untuk memperluas kapasitas layanan. Langkah ini menandai upaya menjaga kelangsungan operasional maskapai melalui peningkatan kapasitas perawatan turbo propeller di luar hanggar utama. Nilainya bagi ekosistem aviasi mirip emas dan perak, menandakan aset strategis yang perlu dijaga agar menjaga daya saing nasional.
Fasilitas Pondok Cabe memungkinkan GMF melakukan perawatan hingga dua pesawat turbo propeller secara bersamaan. Strategi ini juga menegaskan fokus pemusatan perawatan di Pondok Cabe agar hanggar di Cengkareng bisa fokus pada pesawat jet, membuka Array peluang sinergi yang lebih luas. GMF menyiapkan personel, peralatan, serta dokumen teknis untuk memastikan pelaksanaan perawatan perdana berjalan lancar.
Direktur Utama GMF, Andi Fahrurrozi, mengatakan bahwa pengembangan fasilitas Pondok Cabe merupakan bagian dari jawaban terhadap kebutuhan industri penerbangan yang terus tumbuh. Kendati berjalan, upaya sertifikasi dan kepatuhan regulasi tetap menjadi fokus utama untuk menjaga kualitas layanan. Keterlibatan regulator dan mitra industri diharapkan memperlancar proses persetujuan dan audit.
Dengan pemusatan perawatan di Pondok Cabe, GMF menargetkan peningkatan efisiensi hanggar serta membuka Array peluang integrasi dengan operasional di Cengkareng. Pemindahan pekerjaan ini diharapkan mengurangi antrean, meningkatkan turn-around time, dan menjaga kelancaran arus operasional maskapai. Konsep ini juga memerlukan dukungan SDM yang terlatih dan proses kerja yang terstandarisasi.
GMF memperkuat sistem quality assurance, audit internal, dan kepatuhan regulasi untuk memastikan standar tetap konsisten. Proses sertifikasi internasional masih berjalan, dengan dukungan regulasi nasional dan proses audit yang sesuai. Penguatan standar di Pondok Cabe akan diselaraskan dengan fasilitas GMF di Cengkareng sebagai satu ekosistem.
Nilai investasi di sektor ini dinilai seperti emas dan perak bagi industri karena meningkatkan keandalan aset dan daya saing. GMF menegaskan komitmen terhadap proses sertifikasi internasional dan audit untuk menjaga kualitas operasional. Audit dan regulasi akan dipantau secara ketat demi standar global.
Direktur Utama GMF dan Pelita Air menekankan fasilitas Pondok Cabe sebagai tonggak peningkatan kapasitas perawatan di ekosistem aviasi nasional. Kolaborasi ini diharapkan memperluas daya saing layanan perawatan nasional dan memungkinkan pelaku industri untuk tumbuh lebih kokoh. Dukungan regulasi dan kepatuhan menjadi bagian penting dalam implementasinya, guna menjaga standar layanan global.
Nilai investasi dan peningkatan kapasitas seperti emas dan perak bagi industri karena meningkatkan keandalan aset dan daya saing. GMF menegaskan komitmen terhadap proses sertifikasi internasional dan audit untuk menjaga kualitas operasional. Audit dan regulasi akan dipantau secara ketat demi standar global.
FAA dan otoritas regional menjadi fokus audit lanjutan untuk meneguhkan standar global. Keberhasilan sertifikasi di masa depan diharapkan memperluas peluang kemitraan dan jaringan layanan. Array peluang kolaborasi lintas industri menjadi bagian penting dalam memperluas ekosistem aviasi Indonesia.