Analisis OCBC menyoroti bahwa koreksi harga emas menuju sekitar USD5015/oz lebih didorong oleh kebutuhan likuiditas investor dan aksi ambil untung daripada perubahan mendasar pada kondisi fundamental.
Stres geopolitik memang dapat memaksa investor menjual emas untuk kas, tetapi volatilitas tetap mendukung permintaan safe-haven ketika harga turun lebih lanjut.
Dengan demikian, analisis jangka pendek lebih fokus pada likuiditas dan perilaku pasar ketimbang perubahan fundamental.
OCBC memaparkan skema perdagangan dua arah pada emas dengan batasan support dan resistance yang jelas.
Kondisi likuiditas yang berubah-ubah bisa memicu pergerakan yang tajam antara sisi bawah dan atas, sementara pergeseran sentimen risiko dapat menggeser tren secara singkat.
Level teknikal penting yang perlu diperhatikan termasuk USD5096/oz (21-DMA) sebagai support dan USD5200/oz serta USD5260/oz sebagai resistance.
Kenaikan harga minyak ke dekat USD110/barel meningkatkan risiko inflasi dan memperlambat pelonggaran kebijakan moneter, sebagian menguatkan dolar dan mendorong aksi profit-taking pada emas.
Saat tekanan geopolitik mereda, permintaan safe-haven cenderung kembali menguat pada penurunan, mendukung pembalikan harga.
Secara keseluruhan, volatilitas tetap tinggi, sehingga arah jangka pendek lebih mungkin bergantung pada dinamika likuiditas dan sentimen pasar daripada perubahan fundamental cepat.
Artikel ini disusun oleh Cetro Trading Insight.