
Para analis Societe Generale menilai bahwa Magyar Nemzeti Bank, bank sentral Hungaria, memangkas suku bunga kebijakan sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen dan menandai ruang untuk pelonggaran lebih lanjut. Langkah ini sejalan dengan ekspektasi pasar dan disertai sinyal bahwa jalur penurunan masih bisa berlanjut, dengan evaluasi ulang terhadap level kebijakan dan prospek makro yang dijadwalkan pada September. Kebijakan tersebut disertai narasi bahwa inflasi tetap menjadi fokus utama meskipun ada tanda-tanda pelemahan harga yang masuk target.
Inflasi diperkirakan tetap di bawah target dan forint terlihat cukup tahan banting, sehingga analisis menunjukkan ruang untuk penurunan lebih lanjut di akhir tahun. Kesiapan pelonggaran ini didorong oleh dinamika pertumbuhan serta optimisme terhadap stabilitas fiskal di tengah perbaikan suasana global. Namun, ketidakpastian eksternal tetap ada, terutama terkait harga energi dan arah kebijakan fiskal jangka panjang Hungaria.
Dalam konteks CEEMEA, pelonggaran kebijakan sudah tercermin dalam harga aset forint, meskipun risiko seperti kenaikan minyak dan anggaran 2027 pemerintah Hungaria menjadi faktor yang perlu diawasi. Para analis menilai bahwa penilaian ulang terhadap level kebijakan dan prospek makro akan dilakukan kembali pada September, yang bisa mengubah jalur kebijakan jika data inflasi berubah. Secara keseluruhan, dinamika regional tetap dinamis dengan fokus pada bagaimana MNB menyeimbangkan pertumbuhan dan stabilitas harga.
EUR/HUF disebut telah membentuk dasar bawahnya di sekitar 348,59 pada pertengahan Juni, mengisyaratkan potensi pergerakan untuk mempertahankan momentum perbaikan forint. Namun, para strategis menilai bahwa jalur itu bisa berubah jika data inflasi dan keputusan kebijakan berikutnya mengarah pada penurunan lebih lanjut atau penyesuaian suku bunga. Gambaran yang ada menunjukkan peluang bagi forint untuk menguat terhadap euro meski manfaatnya tetap bergantung pada dinamika global.
Inflasi yang lebih rendah dari target memberi irama bagi kebijakan moneter dan membuka ruang bagi penurunan suku bunga lebih lanjut. Meskipun demikian, posisi forint yang tetap tangguh menambah kompleksitas bagi EUR/HUF, karena pergeseran kebijakan serta faktor eksternal seperti harga minyak bisa memicu dinamika mata uang yang berbeda dari ekspektasi pasar. Secara teknis, pergerakan di kisaran bawah seperti 348,59 memberi isyarat bahwa sentimen pelaku pasar cenderung berhati-hati.
Meski optimisme terhadap proyeksi anggaran 2027 dan kepemimpinan pro-Eropa masih bergaung, para analis memproyeksikan EUR/HUF bisa berakhir sekitar 355 pada akhir 2026. Proyeksi ini menyoroti risiko-risiko yang sedang dihadapi, seperti volatilitas minyak dan faktor fiskal jangka panjang negara, yang bisa membentuk jalur nilai tukar. Investor disarankan memmonitor berita kebijakan serta kondisi inflasi untuk menilai peluang perdagangan lebih lanjut.
Bagi bias pasar terhadap forint, pertanyaan inti adalah apakah rally yang terlihat pada paruh pertama tahun ini telah mencapai puncaknya. Faktor-faktor teknis dan fundamental bisa memicu koreksi, meskipun beberapa elemen menunjukkan daya tahan forint di tengah pelonggaran kebijakan yang berjalan. Ketahanan valuta asing Hungaria menandakan bahwa pergerakan jangka pendek bisa terdorong oleh data inflasi dan sentimen risiko global.
Pasar telah mengimplikasikan bahwa pemangkasan suku bunga sudah sepenuhnya tercermin dalam harga, sehingga volatilitas bisa meningkat jika data inflasi baru muncul atau pernyataan pejabat MNB menggeser ekspektasi. Trader perlu mempertimbangkan dinamika likuiditas, arus modal, dan faktor eksternal seperti harga minyak serta risiko fiskal pemerintah. Kondisi ini menuntut pendekatan manajemen risiko yang disiplin dengan penempatan posisi yang proporsional.
Secara praktis, para investor disarankan menilai risiko minyak, profil fiskal 2027, dan sinyal kebijakan berikutnya sebagai bagian dari rencana trading. Karena sinyal dari artikel menunjukkan potensi pergerakan EUR/HUF yang relevan terhadap forint, pemantauan kalender data ekonomi dan pernyataan bank sentral menjadi kunci. Analisis fundamental yang ketat, ditambah pemantauan teknikal, membantu menjaga keseimbangan risiko dan potensi imbal hasil yang memadai.