
IHSG hari ini diperkirakan melemah setelah kemarin ditutup naik 0,22 persen ke level 6.971,95. Investor domestik dan aliran modal asing tetap menjadi fokus, meskipun sentimen global mulai membaik. Cetro Trading Insight menilai kondisi pasar berpotensi memberi sinyal koreksi jangka pendek namun tetap berada pada jalur perbaikan jika didukung dampak positif dari kebijakan domestik.
Analisis teknikal menunjukkan support IHSG berada di kisaran 6.850–6.900 dan resistance di sekitar 7.000–7.090. Pergerakan indeks dipengaruhi likuiditas serta pembaruan data emiten utama. Para pelaku pasar disarankan memantau pembentukan pola dan level harga untuk mengantisipasi arah selanjutnya.
BNI Sekuritas melalui analis Fanny Suherman menyampaikan IHSG berpotensi terkoreksi hari ini. Dalam paparan tersebut, enam saham pilihan disorot termasuk AKRA, CDIA, INDY, ENRG, BULL, dan MEDC. Rencana rekomendasi ini membantu investor menyusun strategi trading jangka pendek sesuai dinamika pasar.
CDIA dianjurkan Buy on Weakness dengan area beli di Rp1.000–Rp1.050. Level cut loss disarankan di bawah Rp1.000 untuk membatasi risiko. Target dekat bagi CDIA berada di kisaran Rp1.070–Rp1.100, memberikan peluang keuntungan seiring pembalikan momentum.
AKRA juga direkomendasikan Buy on Weakness dengan area beli di Rp1.530–Rp1.550, cut loss di bawah Rp1.520, dan target dekat di Rp1.600–Rp1.660. Rencana ini menyesuaikan volatilitas harian serta peluang rebound dari level teknikal yang telah teruji. Ini adalah strategi yang mengutamakan kepatuhan pada tingkat risiko yang terukur.
INDY masuk kategori Spec Buy dengan area beli di Rp3.650–Rp3.700, cutloss di bawah Rp3.640, dan target dekat di Rp3.720–Rp3.770. Strategi ini mengandalkan pergerakan teknikal jangka pendek dan likuiditas saham untuk mencapai target dalam rentang relatif singkat.
ENRG direkomendasikan Spec Buy dengan area beli di Rp1.680–Rp1.710, cut loss di bawah Rp1.670, dan target dekat di Rp1.735–Rp1.760. Strategi ini memanfaatkan peluang kenaikan harga pada saham energi dengan volatilitas moderat yang kemungkinan meningkat di sesi berikutnya.
BULL juga masuk rekomendasi Buy on Weakness dengan area beli di Rp490–Rp505, cutloss di bawah Rp486, dan target dekat di Rp520–Rp535. Pendekatan ini fokus pada pembalikan momentum setelah tekanan teknikal dan memanfaatkan rentang perdagangan yang relatif likuid.
MEDC direkomendasikan Buy on Weakness dengan area beli di Rp1.685–Rp1.720, cutloss di bawah Rp1.655, dan target dekat di Rp1.770–Rp1.820. Strategi ini bertujuan mengoptimalkan peluang rilis momentum positif dari saham perawatan kesehatan dengan profil risiko yang terkelola.