IHSG Ditutup Merah Sesi II 19 Feb 2026: Saham Unggulan Rebound dan Rotasi Sektor Mengemuka

IHSG Ditutup Merah Sesi II 19 Feb 2026: Saham Unggulan Rebound dan Rotasi Sektor Mengemuka

trading sekarang

IHSG ditutup melemah di zona merah pada perdagangan sesi II Kamis sore, menambah dinamika pasar saham domestik. Penurunan ini mencapai 36,15 poin, setara 0,44 persen, membawa indeks ke level 8.274,08. Kondisi ini menandai kelanjutan koreksi setelah beberapa sesi penguatan.

Sejumlah saham menunjukkan perpecahan kinerja dengan 341 saham menguat, 384 melemah, dan 233 stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat Rp14.969 triliun dan frekuensi transaksi mencapai 3,231 juta kali dengan total volume perdagangan 49,36 miliar lembar setara nilai Rp26,03 triliun.

Sektor keuangan, infrastruktur, properti, industri, dan teknologi berada di zona merah, menunjukkan tekanan pada sektor utama. Para investor menilai likuiditas dan prospek ekonomi dalam menghadapi arah pasar selanjutnya.

Dalam daftar saham teratas, Kokoh Exa Nusantara Tbk atau KOCI mengalami lonjakan signifikan 35 persen ke Rp216. BRRC naik 34,04 persen ke Rp126. ASHA melonjak 28,77 persen ke Rp94. Tren ini mencerminkan minat pemburu peluang dan rotasi antar saham dalam pasar yang sedang menilai harga baru.

Di sisi lain, beberapa saham menghadapi koreksi tajam seperti SSTM turun 14,96% ke Rp1.535. ROCK turun 14,85% ke Rp3.210. VISI melemah 13,79% ke Rp720.

Pergerakan ini menyoroti dinamika pasar flat karena IHSG melemah meski ada saham individu yang rally. Analis melihat pergerakan tersebut sebagai sinyal rotasi uang antar sektor dan fokus pada saham unggulan dengan fundamental yang lebih tahan banting.

Bagi investor, peluang tetap ada meski pasar sedang korektif. Pemilihan saham unggulan dengan fundamental kuat dan likuiditas cukup perlu diperhatikan; diversifikasi portofolio menjadi langkah kunci untuk menekan risiko.

Volume perdagangan menunjukkan aktivitas tetap hidup meski indeks utama berbalik turun, dengan frekuensi transaksi 3,231 juta kali dan nilai perdagangan sekitar Rp26,03 triliun. Hal ini menandakan minat investor terhadap likuiditas dan peluang di beberapa saham tetap tinggi.

Cetro Trading Insight akan terus mengikuti pergerakan IHSG dan saham unggulan untuk memberikan analisis lanjutan bagi keputusan trading. Tetap waspada terhadap volatilitas dan tetapkan target risiko sesuai profil investor. Nantikan pembaruan pasar berikutnya untuk melihat arah sentimen selanjutnya.

broker terbaik indonesia