
Dalam pekan yang menegangkan bagi investor, IHSG menunjukkan daya tahan dengan kenaikan yang memikat, namun rentetan saham top loser membalut laju pasar dengan nuansa volatilitas. Cetro Trading Insight, atau singkatnya Cetro, memantau dinamika ini dengan seksama karena di balik angka positif terdapat peluang dan risiko yang perlu dicermati.
Selama periode 15-19 Juni 2026, daftar 10 saham paling melemah memuat nama-nama yang mengalami koreksi cukup tajam. Puncaknya, MLPT merosot 19,18% ke level Rp16.325 per saham, menandai jurang antara harapan pelaku pasar dan harga perdagangan.
Di irisan lain, BNLI turun 16,15% menjadi Rp2.700 dan TCPI turun 15,86% menjadi Rp7.825. Sementara IHSG secara keseluruhan berhasil menguat 2,82% sepanjang pekan, menutupi sebagian tekanan pada saham-saham terdepresiasi tersebut.
Dinamika mingguan ini mengungkap betapa volatilitas saham lokal bisa berjalan beriringan dengan pergerakan indeks. Keberadaan 10 saham terlemah pekan ini menjadi cerminan adanya tekanan sektor tertentu dan sentimen investor yang tetap sensitif terhadap berita perusahaan.
Berdasarkan listing yang dibagikan, MLPT, BNLI, dan TCPI menempati posisi terdepan dalam penurunan, diikuti TRIN, ASPR, TMPO, GHON, RISE, VISI, dan TLKM. Penurunan berkisar antara sekitar 9% hingga hampir 20%, menunjukkan adanya koreksi luas meski IHSG menunjukan reli ringan.
Daftar tersebut mencakup MLPT, BNLI, TCPI, TRIN, ASPR, TMPO, GHON, RISE, VISI, dan TLKM, dengan variasi penurunan mulai dari sekitar 9% hingga almost 20%.
| Saham | Penurunan | Harga 19 Jun 2026 |
|---|---|---|
| MLPT | -19,18% | Rp16.325 |
| BNLI | -16,15% | Rp2.700 |
| TCPI | -15,86% | Rp7.825 |
| TRIN | -14,04% | — |
| ASPR | -12,50% | — |
| TMPO | -12,31% | — |
| GHON | -11,69% | — |
| RISE | -11,34% | — |
| VISI | -11,02% | — |
| TLKM | -9,79% | — |