IHSG Tertatih di Zona Merah, BBCA Jadi Sorotan dengan Buy on Weakness dan Target Rp6.775

IHSG Tertatih di Zona Merah, BBCA Jadi Sorotan dengan Buy on Weakness dan Target Rp6.775

Signal B/BCABUY
Open5900
TP6775
SL5575
trading sekarang

IHSG beringsut turun ke zona merah pada perdagangan terakhir, menantang kepercayaan investor dan menimbulkan tanda-tanda bahwa koreksi teknikal bisa sedang berlangsung. Para pelaku pasar terus memantau pergerakan indeks jelang penutupan sesi hari ini. Riset MNC Sekuritas pada Rabu (13/5/2026) menunjukkan bahwa area koreksi di 6.838 telah tercapai, menggarisbawahi dinamika tekanan jual yang mulai terlihat.

Secara teknikal, pergerakan IHSG dinilai masih berada dalam fase wave [v] dari wave A dari wave (2). Analisis ini menunjukkan bahwa pola gelombang sedang bergerak menuju penyesuaian lebih lanjut, meski peluang rebound juga tetap ada jika level kunci mampu bertahan. Para analis menekankan pentingnya konfirmasi lewat candle dan volume pada level-level kritis.

Perkiraan worst case menunjukkan IHSG berisiko terkoreksi ke rentang 6.644-6.727, dengan area gap 6.538-6.585 menjadi fokus pemantauan. Sementara itu, area penguatan terdekat yang dipantau berada di 6.870-6.895. Support berada di 6.745 dan 6.682, sedangkan resistance berada di 6.917 dan 7.069, menggambarkan dinamika volatilitas yang masih tinggi.

BBCA terlihat terkoreksi 0,41% menjadi Rp6.125, dengan tekanan jual yang masih dominan dan pergerakannya berada di bawah MA20. Fase downtrend terlihat jelas, dan analisa teknikal menunjukkan BBCA sedang berada pada bagian wave v dari wave (c) dari wave [y].

Rencana trading yang direkomendasikan adalah Buy on Weakness pada kisaran Rp5.625- Rp5.900. Exit strategy menampilkan Target Price pada Rp6.425 dan Rp6.775, serta Stoploss di bawah Rp5.575. Rekomendasi ini mempertimbangkan peluang rebound teknikal yang didukung pola gelombang yang sedang terbentuk.

Dengan asumsi eksekusi pada level entry 5.900, risiko terukur sekitar 325 poin jika harga turun ke stoploss, sedangkan potensi keuntungan mencapai 875 poin hingga target Rp6.775. Secara rasio risiko-imbalan, peluang ini berada di atas 1:2, sehingga sesuai dengan standar manajemen risiko moderat hingga agresif.

BIRD telah terkoreksi 0,96% menjadi Rp1.555 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Secara teknikal, pola saat ini menunjukkan fase downtrend dan pembentukan wave (v) dari wave [c] dari wave Y, sehingga peluang rebound mungkin memerlukan konfirmasi breakout untuk validasi arah selanjutnya.

ISAT tercatat menguat 7,80% ke Rp2.350 disertai volume pembelian yang meningkat. Analisa menunjukkan bahwa ISAT berada dalam fase uptrend dan sedang membentuk wave a dari wave (b) dari wave [ii], yang mengindikasikan potensi pergerakan ke area tujuan yang lebih tinggi bagi trader yang aktif.

MINA mengalami koreksi 6,99% menjadi Rp346, dengan pembalikan arah yang diperlukan untuk menembus zona risiko. Saat ini MINA berada pada bagian wave [ii] dari wave C, sehingga kandidat Buy on Weakness bisa dipertimbangkan jika harga sukses kembali menguji zona support.

banner footer