Kementerian Perdagangan China menyatakan sangat berkeinginan untuk melaksanakan dan menjaga konsensus yang dicapai dengan Amerika Serikat pada 4 Februari. Pihak kementerian menegaskan bahwa komunikasi berlanjut di semua level. Langkah ini dianggap sebagai penjamin stabilitas hubungan ekonomi kedua negara.
Pernyataan tersebut menegaskan komitmen Beijing untuk melanjutkan kerja sama dan memetakan implementasi; mereka menyatakan kesiapan bekerja sama dengan AS. Klaim ini mencerminkan kelanjutan dialog antara otoritas kedua negara meskipun ada ketegangan perdagangan. Analis menilai bahwa koordinasi yang berkelanjutan dapat menenangkan pelaku pasar meski data global berfluktuasi.
Dalam catatan pasar, tidak ada dampak berarti terhadap CNH yang diperdagangkan di pasar luar negeri. Investor menunggu langkah konkret dan sinyal implementasi jangka pendek. Pasar akan terus memantau pernyataan resmi berikutnya dari kedua pihak.
Selama jam perdagangan Eropa, USD/CNH mencoba memulihkan sebagian kerugian awal. Namun pasangan itu masih turun sekitar 0,2 persen mendekati 6,8380. Pergerakan ini menggambarkan reaksi terukur pasar terhadap berita diplomatik.
Konsensus tersebut dipandang sebagai faktor yang menambah stabilitas jangka pendek bagi pasangan mata uang ini. Kebijakan moneter AS dan data ekonomi Cina tetap menjadi penentu arah utama. Investor disarankan memantau rilis data lanjutan untuk konfirmasi arah berikutnya.
Karena tidak ada perubahan kebijakan signifikan terkait suku bunga, peluang trading pada USDCNH dinilai netral untuk saat ini. Tanpa sinyal kebijakan baru, rekomendasi trading yang jelas masih minim. Rasio risiko-imbalan yang wajar sekitar 1:1.5 akan lebih mudah dicapai jika arah pasar jelas di masa depan.