MAPA Catat Laba Bersih Rp1,72 Triliun di 2025, Naik 27,2%

MAPA Catat Laba Bersih Rp1,72 Triliun di 2025, Naik 27,2%

trading sekarang

MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) membuktikan bahwa sektor ritel lokal mampu mengubah momentum menjadi pertumbuhan laba yang nyata. Laba bersih MAPA pada 2025 tercatat Rp1,72 triliun, meningkat 27,2% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini menandakan adanya permintaan yang relatif stabil dan dukungan dari portofolio brand MAPA yang menjadi kekuatan utama perseroan. Di mata analis, hasil ini menjadi indikasi bahwa strategi multi-brand MAPA masih relevan di tengah tantangan konsumen yang beragam.

Pertumbuhan laba sejalan dengan peningkatan pendapatan menjadi Rp19,3 triliun, naik 12,2% year-on-year. Laba kotor MAPA juga meningkat menjadi Rp9,1 triliun, sementara laba usaha melonjak menjadi Rp2,5 triliun dan EBITDA mencapai Rp4 triliun. Dalam catatan publik, VP Investor Relations MAPGroup Ratih D Gianda menegaskan bahwa kinerja ini didorong oleh kombinasi efisiensi operasional dan permintaan pelanggan yang stabil sepanjang tahun. Informasi ini dipublikasikan lewat keterbukaan BEI pada 30 Maret 2026. Ulasan kami di Cetro Trading Insight menambahkan bahwa momentum ini bisa menjadi fondasi bagi peluang investasi jangka menengah.

Pada kuartal IV-2025, MAPA mencatat pendapatan bersih sebesar Rp5,3 triliun, EBITDA Rp1,3 triliun, dan laba bersih Rp553 miliar, meningkat signifikan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Struktur aset MAPA terpantau kuat dengan total aset Rp14,17 triliun, liabilitas Rp5,33 triliun, dan ekuitas Rp8,84 triliun per 31 Desember 2025. Data ini mencerminkan profil keuangan yang seimbang antara leverage rendah dan basis ekuitas yang kuat, sehingga mendukung kapasitas investasi dan distribusi ke pemegang saham. Cetro Trading Insight menilai kualitas hasil ini sebagai sinyal positif untuk pelaku pasar yang mencari paparan ke sektor ritel Indonesia.

IndikatorNilai 2025Keterangan
PendapatanRp19,3 triliunNaik 12,2%
Laba BersihRp1,72 triliunNaik 27,2%
Laba KotorRp9,1 triliunMarjin kotor sekitar 47,2%
EBITDARp4,0 triliunEBITDA margin ~20-21%
Aset TotalRp14,17 triliunPosisi kuat
broker terbaik indonesia