MEJA Umumkan Bonus Saham 10:8 dari Kapitalisasi Modal untuk Perkuat Struktur Modal dan Likuiditas

MEJA Umumkan Bonus Saham 10:8 dari Kapitalisasi Modal untuk Perkuat Struktur Modal dan Likuiditas

trading sekarang

MEJA mengejutkan pasar dengan rencana pembagian saham bonus 10:8, sebuah langkah yang memiliki potensi mengubah dinamika kepemilikan tanpa menambah arus kas. PT PTHarta Djaya Karya Tbk (MEJA) mengumumkan bahwa mereka akan mengeluarkan 1.788.401.634 saham baru sebagai saham bonus. Nilai total saham bonus ini mencapai Rp35.768.032.680 dan berasal dari tambahan modal disetor untuk tahun buku 2024, sehingga menambah modal tanpa menambah biaya kas perseroan.

Pembagian saham bonus bukanlah dividen saham, melainkan hasil dari kapitalisasi agio saham. Agio ini merupakan kelebihan setoran pemegang saham di atas nilai nominal setelah dikurangi biaya emisi efek ekuitas. Pembentukannya berasal dari pelaksanaan penawaran umum perdana saham perseroan pada 2024 dengan agio sebesar Rp35.840.000.000.

Manajemen menegaskan bahwa pembagian saham bonus dilakukan secara adil melalui mekanisme rounding down (pembulatan ke bawah) jika ada pecahan saham. Hal ini memastikan tidak ada saham sisa yang sulit dimiliki atau ditentukan kepemilikannya. Tujuan utamanya adalah memperkuat struktur permodalan sambil menjaga hak semua pemegang saham berjalan proporsional.

Langkah ini diposisikan sebagai upaya meningkatkan ketahanan modal perseroan tanpa menambah utang. Kapitalisasi agio saham akan memperbesar ekuitas perusahaan, memberikan landasan yang lebih kokoh untuk menghadapi tantangan finansial dan mendukung rencana pertumbuhan jangka menengah. Secara umum, MEJA berharap langkah ini meningkatkan kualitas modal tanpa mengubah arus kas operasi.

Selain itu, pembagian saham bonus secara proporsional diharapkan meningkatkan likuiditas saham MEJA di BEI. Dengan lebih banyak saham beredar, aktivitas perdagangan berpotensi meningkat dan arus informasi mengenai kepemilikan menjadi lebih transparan. Investor baik institusional maupun ritel berpotensi lebih mudah bertransaksi dan menahan saham untuk jangka menengah.

Perlu dicatat bahwa mekanisme ini bukan pembayaran dividen. Pembagian saham bonus menegaskan komitmen perusahaan terhadap tata kelola yang sehat dan keseimbangan kepemilikan. Meski demikian, investor perlu memahami bahwa jumlah saham akan bertambah, yang bisa berdampak pada nilai saham per unit jika pasar tidak langsung menyesuaikan secara proporsional.

Jadwal Pelaksanaan dan Ketentuan Pembagian

RUPSLB untuk menyetujui kapitalisasi Tambahan Modal Disetor (agio saham) yang akan dibagikan sebagai Saham Bonus dijadwalkan pada 8 April 2026. Agenda ini menjadi kunci untuk melegitimasi langkah kapitalisasi dan pembagian saham bonus kepada pemegang saham perseroan. Sesudah itu, pada 10 April 2026 perusahaan akan mengumumkan rangkuman risalah RUPSLB dan tata cara pembagian saham bonus.

Daftar Pemegang Saham perseroan yang berhak atas Saham Bonus ditetapkan pada 20 April 2026. Periode cum bonus untuk Pasar Reguler dan Negosiasi adalah 16 April 2026, sementara untuk Pasar Tunai adalah 20 April 2026. Setelah itu, periode perdagangan tanpa hak atas saham bonus (ex bonus) dimulai pada 17 April 2026 untuk Pasar Reguler/Negosiasi dan 21 April 2026 untuk Pasar Tunai.

Pendistribusian Saham Bonus kepada pemegang saham direncanakan pada 8 Mei 2026. Dengan rencana ini, MEJA berupaya menegaskan komitmen terhadap kelancaran likuiditas dan stabilitas modal sambil memastikan hak pemegang saham terdistribusi secara adil sepanjang prosesnya di BEI.

broker terbaik indonesia