PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) melaporkan penjualan emas perdana dari Tambang Emas Pani ke Antam sebanyak 16,0597 kg (516,287 ounces). Penjualan ini dilakukan melalui anak usaha PETS dan menandai fase produksi komersial. Ini menjadi tonggak penting bagi Grup Merdeka dan ekonomi nasional karena semakin terintegrasinya pasokan emas domestik. Di Cetro Trading Insight, kami menilai langkah ini menunjukkan kemampuan EMAS untuk mengalirkan produksi secara terarah meski harga emas turun.
\
Penjualan ini diatur melalui Gold Sales and Purchase Agreement (GSPA) antara Grup Merdeka dan Antam untuk mendukung penyerapan produksi emas domestik serta memperkuat rantai pasok emas nasional. Kesepakatan ini juga menegaskan komitmen kedua pihak untuk menjaga kestabilan pasokan bagi pasar dalam negeri. Array data eksplorasi dan pemutakhiran model geologi telah dijadikan landasan dalam perencanaan tambang, mendukung akurasi evaluasi kelayakan investasi.
\
Sejalan dengan produksi awal, Merdeka Gold melaporkan bahwa operasional di tambang Pani terus menanjak dan logistik produksi semakin efisien. Meski harga emas turun dalam beberapa bulan terakhir, fokus pada penyerapaan produksi domestik memberikan contoh bagaimana perusahaan menavigasi iklim harga komoditas. Cetro Trading Insight menilai langkah pembentukan GSPA sebagai pendorong integrasi rantai pasok emas nasional yang lebih kuat.
\\
Berdasarkan estimasi Ore Reserve per 31 Desember 2025, total 203,1 juta ton bijih dengan grade emas 0,79 g/t menghasilkan sekitar 5,2 juta ounces emas. Angka ini merupakan peningkatan signifikan yang didorong oleh program eksplorasi lanjutan serta pemutakhiran model geologi dan rencana tambang sepanjang 2025. Cadangan ini menambah kerangka kerja bagi target produksi jangka menengah perusahaan.
\
Presiden Direktur Boyke Poerbaya Abidin menegaskan bahwa peningkatan Ore Reserve mencerminkan akurasi kerja tim eksplorasi dan evaluasi teknis. Ia menegaskan perusahaan akan melanjutkan program eksplorasi untuk memperluas basis sumber daya di area Pani. Array parameter dalam pemodelan sumber daya menjadi bagian penting untuk menilai keekonomian proyek tambang yang sedang berjalan.
\
Merdeka Gold menargetkan produksi sekitar 100 ribu–115 ribu ounces emas pada 2026, sejalan dengan percepatan pengembangan fasilitas pengolahan dan optimalisasi operasi tambang. Perusahaan juga menambah fasilitas pengeboran dan peralatan untuk mendukung program eksplorasi lebih dari 32 meter tahun ini. Cetro melihat target ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan aliran kas dari emas dan memperkuat posisi EMAS di pasar global.
\\
Saat ini empat unit diamond drill rigs telah beroperasi di lokasi proyek, dengan tambahan dua diamond drill rigs serta satu reverse circulation rig yang dijadwalkan tiba dalam beberapa bulan ke depan. Upaya ini akan mendongkrak kapasitas pengeboran dan mempercepat evaluasi sumber daya di area Pani. Peningkatan fasilitas eksplorasi juga diharapkan menurunkan biaya serta mempercepat konversi sumber daya menjadi cadangan yang bisa ditambang.
\
Rencana pengeboran meliputi program lebih dari 32 meter untuk menjaga laju penemuan mineral baru. Perencanaan tambang diperkaya dengan pemutakhiran studi kelayakan sehingga proyek Pani bisa mendukung porsi produksi jangka panjang perusahaan. Selain itu, upaya eksplorasi berfokus pada perluasan area sumber daya untuk memperkuat nilai aset EMAS.
\
Di tengah dinamika harga emas turun, investor perlu mengamati bagaimana kualitas Ore Reserve dan progres operasional berdampak pada valuasi EMAS. Analisis fundamental dari tim kami menilai bahwa peluang jangka menengah bergantung pada kontrol biaya dan ritme produksi. Array data serta evaluasi pasar akan menjadi bagian dari pembahasan publik berikutnya untuk menilai momentum EMAS secara berkelanjutan.