MSKY Melonjak 34% Jadi Sorotan Saham Top Gainer IHSG Kamis 26 Februari 2026 | Cetro Trading Insight

MSKY Melonjak 34% Jadi Sorotan Saham Top Gainer IHSG Kamis 26 Februari 2026 | Cetro Trading Insight

trading sekarang

IHSG ditutup melemah 1,44 persen di level 8.202 setelah sesi perdagangan yang penuh liku. Nilai transaksi harian seluruh pasar mencapai Rp26,49 triliun, menunjukkan likuiditas tetap besar meski arah sentimen turun. Pergerakan indeks menegaskan dinamika pasar domestik yang masih sensitif terhadap berita global dan kebijakan fiskal.

Di antara saham dengan nilai transaksi tertinggi, Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) memimpin dengan sekitar Rp1,62 triliun, disusul Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp1,60 triliun, BUVA Rp1,01 triliun, dan BBCA Rp929,81 miliar. Urutan ini menunjukkan adanya minat investor terhadap kombinasi emiten naungan nilai aset besar dan saham berkapitalisasi tinggi.

Kondisi ini mencerminkan dinamika pasar modal Indonesia yang dipengaruhi arus kas institusional maupun spekulan. Meskipun IHSG bergerak turun, aktivitas pada saham top value menunjukkan adanya peluang bagi trader untuk memanfaatkan momentum jangka pendek, asalkan dipantau dengan manajemen risiko yang tepat. Kami, Cetro Trading Insight, terus memantau pergerakan pasar untuk memberikan analisis yang mudah dipahami bagi investor awam.

Saham top gainer hari itu dipimpin oleh MSKY dengan lonjakan signifikan 34,62 persen ke harga Rp105 per saham. Lonjakan ini menandakan pembelian masif dan reaksi positif terhadap potensi konten hiburan serta layanan jaringan yang diperkuat oleh perusahaan.

Selanjutnya JAYA melesat 34,57 persen ke Rp218 per unit, mencerminkan perubahan persepsi terhadap prospek operasional dan potensi aliran pendapatan. Sinyal teknikal dari pergerakan harga hari itu menunjukkan momentum bullish yang cukup kuat, meski volatilitas tetap tinggi.

DIVA menguat 31,29 persen menjadi Rp214, IFSH naik 25 persen ke Rp2.000, dan STAR menguat 24,41 persen di Rp790. Kenaikan beruntun ini menandai adanya rotasi pelaku pasar ke saham dengan potensi pendapatan dan eksposur pasar yang lebih atraktif. Bagi investor awam, gerak harga ini bisa dipahami sebagai refleksi tingkat likuiditas dan minat sektor tertentu.

Di sisi lain, sepuluh saham terendah hari itu menutup sesi dengan koreksi signifikan, termasuk INDS, SKBM, ARKO, BUVA, KONI, ELPI, AMAN, HOPE, BLUE, dan SCNP yang ditutup turun sekitar 13,39% hingga 14,95%.

Penurunan tersebut menimbulkan pertanyaan tentang arah pasar selanjutnya dan apakah momentum gainers akan bertahan. Investor perlu menganalisis fundamental emiten, arus kas, dan rencana ekspansi untuk menilai potensi rebound atau lanjutnya koreksi.

Cetro Trading Insight menilai volatilitas pasar tetap tinggi meski ada pergeseran minat ke saham-saham terpilih. Memahami faktor fundamental dan teknikal, termasuk manajemen biaya dan strategi pertumbuhan, tetap krusial untuk menilai kelanjutan tren dan menentukan langkah investasi yang sesuai.

broker terbaik indonesia