Bank Nasional Romania (NBR) diperkirakan mempertahankan suku bunga utama di 6,50% pada rapat hari ini. Kebijakan ini mengikuti volatilitas pasar pasca pemilihan presiden, yang membuat inflasi tetap tinggi meski ada tanda mereda. Di tengah inflasi yang mendekati dua digit karena pengaruh beberapa kenaikan pajak pemerintah, langkah kebijakan berikutnya tetap dinanti-nanti para analis.
Para analis menilai rapat hari ini juga akan merilis proyeksi baru dan laporan inflasi. Mereka mencari sinyal dovish dari pejabat NBR, dengan ekspektasi pemotongan pertama pada bulan Mei dan total pelonggaran sekitar 100 basis poin sepanjang tahun 2026. Pembuat kebijakan diperkirakan memberi isyarat jalur penurunan bertahap, dan pasar menilai langkah ini sebagai tanda perubahan kebijakan yang lebih longgar.
Untuk EUR/RON, para analis memperkirakan pasangan mata uang ini berkutat di kisaran 5,090 hingga 5,100 tanpa ruang gerak volatilitas mata uang yang signifikan. Mereka menilai bahwa pergerakan ke arah lebih tinggi baru akan terjadi setelah pemotongan suku bunga pertama, yang diperkirakan akan datang pada akhir tahun. Proyeksi akhir tahun menempatkan EUR/RON di sekitar 5,150.
Data terakhir menunjukkan ekonomi Romania terpukul berat oleh konsolidasi fiskal, sehingga kebijakan NBR memiliki alasan lebih kuat untuk menurunkan suku bunga lebih awal. Kepemimpinan fiskal yang menahan belanja publik menurunkan tekanan inflasi ke beberapa sisi, memberi ruang bagi bank sentral untuk menilai jalur pelonggaran yang lebih luas.
Analisa menyiratkan pemotongan pertama bisa terjadi pada Mei dan total pelonggaran sekitar 100 basis poin sepanjang tahun ini. Hal ini didukung oleh data pertumbuhan yang menurun dan dinamika inflasi yang tetap relatif stabil meskipun tetap tinggi. Konteks itu memberi sinyal bahwa kebijakan monoter akan bergerak lebih dovish daripada ekspektasi sebelumnya.
EUR/RON diperkirakan tetap berada di kisaran 5,090-5,100 karena inflasi yang melekat menahan ruang untuk variasi lebih besar. Pelaku pasar menilai bahwa lonjakan signifikan di atas level tersebut hanya akan terjadi setelah pemotongan suku bunga pertama. Kondisi ini menegaskan bahwa arah kebijakan jangka pendek akan menentukan arah pergerakan nilai tukar menuju akhir tahun.
Bagi pelaku pasar, ramalan kebijakan ini mengangkat nada kehati-hatian meskipun nada dovish tersirat. Investornya cenderung menimbang risiko volatilitas EUR/RON yang bisa muncul jika saat-saat kebijakan berubah.
Rasio risiko-imbalan terhadap keputusan kebijakan tetap menengah, sehingga rekomendasi praktisnya adalah memantau indikator inflasi dan arah pemotongan selanjutnya. Pendekatan jangka menengah ini membantu menghindari spekulasi berlebihan. Pemantauan juga penting untuk menilai kapan pasar mengantisipasi langkah-langkah berikut.
Catatan: Artikel ini disusun dengan bantuan alat AI dan direview editor untuk menjaga kualitas. Informasi utama diambil dari pernyataan NBR dan proyeksi ekonomi terbaru.