Analisa dari Cetro Trading Insight merinci bagaimana pasar menilai respons kebijakan dua bank sentral terhadap gangguan energi yang terkait perang Iran. Saat ini harga pasar memperkirakan sekitar tiga kali kenaikan suku bunga untuk ECB dan BoE hingga Desember 2026. Analisis menekankan bahwa nuansa antara euro area dan Inggris tetap relevan meski mekanisme dampaknya mirip.
Dalam konteks kebijakan, baseline kami menunjukkan suku bunga utama keduanya tetap tidak berubah melalui kuartal keempat 2027. Perbedaan mendasar antara dinamika energi tahun 2022 dan kondisi saat ini menjadi kunci penilaian risiko. Bank sentral diprediksi menunda perubahan kebijakan kecuali ada dorongan harga energi yang kuat dan berkelanjutan.
Jika harga minyak Brent berada di kisaran USD95-100 per barel saat pertemuan Juni ECB, kami memperkirakan penyesuaian 25 basis poin pada Juni, diikuti potensi pengetatan serupa pada September. Skema ini bersifat probabilistik dan bergantung pada perkembangan geopolitik serta respons pasar modal. Oleh karena itu, jalur kebijakan akan sangat bergantung pada lintasan harga energi ke depan.
Pasar memperkirakan bahwa ECB dan BoE bisa mengikuti jalur kebijakan yang seimbang meski ada tekanan energi. Keputusan tersebut memperhatikan perbedaan struktural antara zona euro dan Inggris serta dinamika fiskal dan volatilitas energi global. Investor sebaiknya memantau pergerakan Brent dan data inflasi untuk menilai arah kebijakan lebih lanjut.
Faktor fundamental menggarisbawahi bahwa ketahanan ekonomi dan neraca energi menjadi penentu utama. Meskipun pasar menguatkan ekspektasi tiga langkah kenaikan pada kedua bank sentral, realisasi kebijakan bisa berbeda jika faktor-faktor eksternal berubah. Risiko bagi para pelaku pasar adalah perubahan volatilitas harga minyak dan risiko geopolitik yang mempersulit prediksi jangka panjang.
Kesimpulannya, proyeksi baseline menempatkan kebijakan moneter pada garis yang hati-hati dengan ekspektasi kenaikan minimal jika harga minyak tak menyimpang secara signifikan. Investor disarankan menilai risiko/imbalance antara Fed, ECB, dan BoE serta meninjau ulang ekspektasi suku bunga hingga 2027. Perlu juga menjaga rasio risiko terhadap imbal hasil minimal 1:1.5 dalam konteks volatilitas energi.