
NZD/USD menguat setelah dua hari penurunan, diperdagangkan dekat 0.5880 pada sesi Asia. Sentimen risiko membaik seiring melemahnya dolar AS meski permintaan terhadap aset pelindung tetap ada di tengah ketidakpastian global.
Laporan media menyebut UAE menjadi target serangan Iran dengan drone dan rudal, sementara Amerika Serikat menyatakan telah menghancurkan kapal Iran di Selat Hormuz. Peristiwa tersebut menambah volatilitas pasar dan mempengaruhi aliran perdagangan energi serta perilaku pelaku pasar terhadap pasangan NZDUSD.
Pelaku pasar juga mempertimbangkan arah kebijakan Federal Reserve; beberapa pejabat menegaskan bahwa kenaikan suku bunga tambahan tidak bisa sepenuhnya ditutup begitu saja. Ketertarikan terhadap data lapangan kerja NZ kuartal pertama juga meningkat, karena angka tersebut akan menguji ketahanan ekonomi terhadap gangguan energi.
Prasanna Gai dari RBNZ mengatakan model gangguan Selat Hormuz tidak mengarah pada bias pengetatan otomatis, meskipun angka-angka terkait telah mendorong nuansa kebijakan menuju netral. Hal ini menambah konteks bagi kiwi bahwa jalur kebijakan tetap seimbang dalam jangka pendek.
Di sisi lain, tekanan inflasi global dan harga energi bisa mendorong dolar AS lebih tinggi jika tekanan inflasi tetap tinggi, meskipun ketegangan regional bisa menimbulkan volatilitas jangka pendek. Pasar juga mencerna pandangan terkait potensi kenaikan suku bunga AS di masa depan yang bisa mengubah arah pair-risk-on/risk-off.
Investor menantikan rilis data pekerjaan NZ kuartal pertama untuk menilai daya tahan ekonomi terhadap gangguan energi dan bagaimana hal itu bisa membentuk arahan kebijakan selanjutnya di Selandia Baru.
Harga NZDUSD saat ini berada sekitar 0.5880 di sesi Asia, menunjukkan upaya pemulihan setelah tekanan dua hari sebelumnya. Pergerakan ini didorong oleh perubahan sentimen terhadap dolar AS dan dampak potensial dari risiko geopolitik terhadap pasar energi.
Pasar menyoroti kombinasi faktor fundamental dan dinamika teknikal, sehingga para trader disarankan tetap waspada terhadap pernyataan Fed, perkembangan Timur Tengah, serta data ekonomi NZ yang akan mempengaruhi arah kebijakan RBNZ.
Sinyal perdagangan yang dianalisis adalah membeli NZDUSD dengan open 0.5880, take profit 0.5940, stop loss 0.5840, memberikan risiko-imbalan minimal 1:1.5. Jika kondisi tidak mendukung, pertimbangkan untuk tidak membuka posisi.