
NZD/USD diperdagangkan mendekati 0.5960 pada sesi Asia Kamis, menandai gerak positif bagi pasangan mata uang tersebut. Rilis berita menunjukkan adanya kemajuan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran serta fokus investor menuju data tenaga kerja AS yang akan datang.
Sentimen risiko di pasar cenderung meningkat jika Iran dan AS mencapai kesepakatan, sehingga aset berisiko seperti Kiwi berpotensi memperpanjang penguatannya terhadap USD. Analis menyebut pembukaan jalur perdagangan melalui Selat Hormuz sebagai faktor yang bisa mendukung pergerakan NZD.
Para trader menunggu laporan pekerjaan AS untuk April yang dirilis pada Jumat, karena angka tersebut dapat menggerakkan dolar secara signifikan. Skenario yang lebih kuat bagi pasar tenaga kerja AS bisa memberikan dukungan bagi Greenback dan menjadi rintangan bagi NZDUSD.
Pembicaraan Iran–AS meningkatkan optimisme mengenai stabilitas regional, sehingga risiko geopolitik dapat mereda. Kondisi ini cenderung mendorong sentimen risk-on dan mendukung pergerakan NZD terhadap USD. Tekanan pada pasar juga membuat mata uang komoditas lebih menarik bagi investor.
Laporan pekerjaan AS untuk April menjadi kunci berikutnya; para ekonom memperkirakan penambahan pekerjaan sekitar 60 ribu dan tingkat pengangguran diperkirakan 4,3 persen. Angka yang lebih kuat dari ekspektasi bisa menguatkan dolar AS dan membatasi penguatan NZDUSD. Namun jika data menunjukkan pelemahan, sentimen risk-on mungkin tetap mengangkat Kiwi.
Data pengangguran NZ yang turun ke 5,3 persen pada kuartal pertama 2026 menambah dukungan bagi proyeksi kenaikan suku bunga RBNZ. Bank Sentral Selandia Baru dipandang tetap hati-hati namun cenderung lebih agresif dibanding dugaan awal. Investor menilai bahwa jalur kebijakan moneter NZ bisa memberi dukungan terhadap NZD.
Kondisi saat ini menghadirkan gambaran yang tidak jelas bagi NZDUSD. Meskipun ada potensi kenaikan karena sentimen risk-on, reaksi pasar terhadap rilis data AS dapat mengubah arah secara signifikan dalam waktu singkat. Trader perlu siap menghadapi volatilitas yang meningkat akibat dinamika geopolitik dan kebijakan moneter.
Untuk manajemen risiko, disarankan tetap memakai stop loss yang ketat dan membatasi eksposur di kisaran 0.5900 hingga 0.6000. Jika data pekerjaan AS mengejutkan ke arah positif, pasangan bisa turun karena dolar menguat. Sebaliknya, jika optimisme Iran–AS bertahan, NZD bisa mempertahankan momentum positifnya.
Cetro Trading Insight akan terus memantau laporan ekonomi dan perkembangan negosiasi untuk menginformasikan peluang lebih lanjut. Pembaca disarankan menempatkan fokus pada analisis fundamental dan pantau indikator teknikal seperti level support di sekitar 0.5900 dan resistance sekitar 0.6000. Rasio risiko-imbalan minimal 1:1.5 harus dipenuhi jika diambil posisi.