
Gubernur Pan Gongsheng menegaskan bahwa otoritas moneter siap bertindak jika suku bunga pasar uang overnight menyimpang dari tingkat operasi yang ditetapkan. Langkah kebijakan ini dirancang untuk menjaga likuiditas tetap sejalan dengan alat kebijakan yang tersedia. Dengan demikian, pasar uang diharapkan tetap berfungsi efektif meski dinamika likuiditas berubah-ubah.
Selain itu, otoritas menyesuaikan waktu operasi reverse repo overnight menjadi antara pukul 15:00 hingga 15:30. Penyesuaian waktu ini bertujuan meningkatkan respons kebijakan terhadap fluktuasi likuiditas dan memastikan aliran dana berjalan tepat sasaran. Fokus utama adalah fleksibilitas dalam mengelola likuiditas jangka pendek tanpa mengganggu kestabilan pasar.
Ketentuan operasional akan ditetapkan sebagai selisih terhadap tingkat 7 hari reverse repo dengan selisih minus/plus 25 basis poin. Mekanisme ini memungkinkan bank sentral menyeimbangkan likuiditas sesuai kebutuhan harian. Secara keseluruhan, langkah ini memperkuat kerangka kebijakan moneter dalam menjaga stabilitas finansial negara.
FIMA RMB repo akan menerima obligasi yuan berperingkat tinggi, termasuk obligasi pemerintah Tiongkok, sebagai agunan. Sistem ini dirancang untuk memfasilitasi aliran likuiditas ke institusi tipe bank sentral luar negeri melalui fasilitas terkait. Dengan demikian, offshore yuan dapat didorong melalui kanal pembiayaan yang lebih stabil.
Pemerintah berencana mengumumkan langkah aksi untuk mengembangkan pembiayaan offshore di Shanghai International Financial Center. Upaya ini menandai komitmen untuk menambah opsi pendanaan bagi pelaku pasar global yang menggunakan yuan dalam transaksi lintas batas. Langkah ini diharapkan meningkatkan peran Shanghai sebagai pusat keuangan internasional.
Rencana ini juga mencakup perluasan penggunaan yuan dalam skenario bisnis offshore serta studi kelayakan pendirian bank offshore di Shanghai. Tujuan jangka panjang adalah memperluas ekosistem yuan di luar daratan dan meningkatkan kapasitas pendanaan internasional. Keberhasilan inisiatif ini bergantung pada kemudahan akses, kerangka peraturan yang jelas, dan dukungan infrastruktur keuangan yang relevan.