Sentimen pasar minyak global berputar pada dinamika permintaan dan pasokan. Harga minyak mentah kembali menguat setelah beberapa faktor pendukung muncul minggu ini. Trader mencermati pergerakan di zona resistance jangka pendek, menandakan momentum bullish yang sedang terjaga.
Katalis utama mencakup ketahanan permintaan global dan dinamika pasokan. Selain itu, perkembangan politik regional memberi tekanan pada sentimen pasar, meski minyak berhasil bertahan di wilayah positif. Para analis menilai bahwa jalur pasokan masih rapuh pada beberapa titik, sehingga setiap berita baru bisa memicu pergerakan harga.
Selain itu, berita mengenai pertemuan diplomatik yang dibatalkan menambah kilau pada narasi bullish pasar. Keputusan tersebut meningkatkan spekulasi tentang bagaimana kebijakan luar negeri dapat mempengaruhi arus minyak. Secara keseluruhan, sentimen investor tetap bullish meskipun risiko gejolak geopolitik masih ada.
Secara teknikal, minyak bergerak di atas trendline bullish pada time frame H1, menandakan potensi kelanjutan tren naik. Pasar juga menunjukkan kemajuan setelah resistance ditembus, menguatkan sinyal pergerakan lebih lanjut. Analisis ini sejalan dengan pembacaan sebelumnya yang menyoroti peluang breakout dan etalase momentum jangka pendek.
Area pergerakan saat ini berada di kisaran 60.21 hingga 60.74, memberi gambaran konsolidasi sebelum lonjakan lebih lanjut. Pembelian di area tersebut mendukung skenario Buy dengan target profit yang tersusun rapi. Trader juga perlu memantau volatilitas yang bisa meningkat ketika rilis data ekonomi mendekat.
TP1 berada di 61.56, TP2 di 62.58, dan TP3 di 63.68 sebagai jalur target bertahap. Setiap level TP diharapkan menambah konfirmasi momentum, sementara SL ditempatkan di 59.40 untuk membatasi kerugian. Penting bagi trader untuk menjaga disiplin dan menyesuaikan posisi jika kejutan berita mengubah dinamika pasar.
Rencana trading yang disarankan adalah membuka posisi beli setelah konfirmasi breakout dengan manajemen risiko ketat. Poin masuk bisa di kisaran harga saat ini atau saat pullback ke area support minor. Penempatan entry yang jelas membantu menjaga disiplin trading dan mengoptimalkan peluang profit.
Rasio risiko-imbal hasil dijaga minimal 1:1.5, dengan struktur TP berurutan mencapai target tingkat kedua dan ketiga. Gunakan stop loss 59.40 untuk membatasi kerugian jika pasar berbalik arah. Pantau dinamika rilis data ekonomi global yang dapat memengaruhi harga minyak secara signifikan.
Kondisi geopolitik dan data ekonomi terus berkembang menjadi faktor kunci bagi arah pergerakan harga. Trader perlu mengawasi rilis data persediaan minyak AS, kebijakan negara produsen utama, serta komentar bank sentral yang bisa memicu volatilitas. Disiplin manajemen risiko dan evaluasi rutin terhadap posisi akan mendukung hasil trading secara berkelanjutan.