Analisis teknis terhadap pasangan USDJPY menunjukkan bahwa pola continuation inverse head and shoulders pada time frame satu jam tetap relevan, memberikan sinyal kelanjutan tren bullish dalam perdagangan intraday. Struktur pola ini menandai peluang bagi pembeli untuk mencoba pergerakan lebih tinggi seiring dengan konfirmasi breakout di area neckline. Penempatan level neckline dan harga tertinggi sebelumnya menjadi acuan bagi tren jangka pendek.
Pergerakan harga mengarah ke zona sekitar 158.311 hingga 158.615, yang berfungsi sebagai area peluang bagi pembeli untuk masuk ketika konfirmasi pembalikan terjadi. Momentum untuk menembus resistance terdekat tetap kuat di sesi ini, meskipun ada variasi volatilitas yang bisa memicu pullback sesaat. Secara umum, sinyal intraday saat ini menunjukkan bias bullish selama harga mampu menjaga struktur pola.
Pola ini juga menggarisbawahi tiga target profit yang telah dipublikasikan, dengan fokus pada target utama di level sekitar 160.907. Para trader perlu menjaga manajemen risiko dengan mempertimbangkan stop loss di sekitar 157.636 agar risiko relatif terkendali jika terjadi pembalikan. Secara keseluruhan, arah jangka pendek tetap mengarah ke upside selama struktur pola tetap utuh dan harga tidak menembus neckline secara signifikan.
Faktor fundamental menjadi bagian penting dalam gambaran USDJPY. Bank of Japan diperkirakan akan mempertahankan suku bunga di level 0,75%, yang dapat menopang pergerakan yen dalam konteks pembalikan arah dolar AS terhadap yen. Kebijakan moneter yang relatif kontras antara AS dan Jepang cenderung menjaga volatilitas pasangan mata uang ini dalam rentang tertentu.
Selain itu, sentimen terhadap Yen tetap rapuh akibat peningkatan kekhawatiran fiskal Jepang. Ketidakpastian fiskal dan dinamika kebijakan fiskal menjadi faktor pendorong tekanan pada Yen, terutama jika rilis data atau komentar pejabat terkait memperkuat risiko fiskal. Faktor risiko ini bisa mengimbangi beberapa kekuatan teknis dari pola bullish yang terlihat saat ini.
Rencana politik yang berkembang juga menambah dinamika risiko bagi mata uang Jepang. Upaya Perdana Menteri Sanae Takaichi untuk membubarkan parlemen dan menyelenggarakan pemilihan umum sela pada 8 Februari berpotensi meningkatkan volatilitas dan ketidakpastian pasar. Para pelaku pasar akan memantau langkah kebijakan berikutnya yang dapat mempengaruhi aliran modal ke Yen maupun keUSDJPY secara keseluruhan.
Analisis teknis menyoroti peluang BUY dengan basis pola invers head and shoulders dan kinerja intraday yang bullish. Namun, tetap diperlukan konfirmasi breakout untuk menguatkan posisi enter. Trader disarankan mengikuti price action pada zona 158.311–158.615 serta memperhatikan reaksi harga terhadap resistance di sekitar 159.0 sebagai tanda pembatalan atau kelanjutan arah.
Zona entri utama berada pada kisaran 158.463, dengan target utama di 160.907 dan stop loss di 157.636. Struktur risiko yang terukur membantu menjaga tingkat risiko tetap terkendali sambil memberi peluang keuntungan yang wajar. Selalu evaluasi konteks fundamental yang dapat memicu pergeseran volatilitas, meskipun aspek teknikal saat ini mendukung peluang BUY.
Ringkasan level penting (Open, TP, SL) disajikan dalam tabel berikut untuk referensi praktis para trader:
| Open | 158.463 |
|---|---|
| TP | 160.907 |
| SL | 157.636 |