
TD Securities menilai potensi upside pada perak tetap terjaga meskipun harga energi mengalami kenaikan. Harga logam mulia ini menunjukkan daya tahan yang lebih kuat dibanding beberapa komoditas lain, didorong oleh faktor-faktor fundamental yang saling mendukung. Analisis ini juga menyoroti dinamika pasokan dan permintaan yang membentuk sentimen pasar.
Meski arus pembelian CTA belakangan relatif melambat, minat dari pelaku pasar China di SHFE terlihat mulai bangkit lagi. Premi China tetap tinggi, menandakan permintaan fisik dari Asia menjadi pendorong utama bagi upside silver.
Arus impor yang membuka peluang arbitrase menunjukkan bahwa permintaan timur memainkan peran utama di luar aliran CTA. Kombinasi arus impor dan permintaan Asia membantu menjaga momentum harga meski faktor spekulatif berfluktuasi.
Top traders di SHFE telah aktif membeli perak sepanjang bulan lalu, menegaskan adanya dukungan permintaan fisik yang stabil. Aktivitas pembelian yang konsisten mencerminkan minat berkelanjutan terhadap logam mulia ini di pasar domestik.
Premi China yang tetap kuat dan adanya open import arbitrage menunjukkan bahwa permintaan regional menjadi katalis utama bagi pergerakan harga. Ketiga elemen ini mengindikasikan bahwa dinamika Asia memberi kontribusi lebih besar daripada variasi aliran spekulatif global.
Dinamika ini menempatkan Asia sebagai penentu utama arah pergerakan harga logam mulia, melampaui faktor tunggal lainnya.
Dari sisi fundamental, perak tetap berada pada tren naik karena pendorong utama datang dari permintaan fisik dan dinamika energi. Kenaikan biaya energi dapat meningkatkan biaya produksi dan kebutuhan hedging yang mendukung daya tahan harga.
Katalis utama adalah permintaan fisik Asia, khususnya China, serta arus impor yang terbuka, yang bisa menjaga fondasi harga meskipun arus CTA melambat. Kondisi ini menekankan pentingnya memantau dinamika regional selain faktor spekulasi global.
Pelaku pasar disarankan memonitor perkembangan premi impor, pergerakan SHFE versus pasar lain, dan perubahan permintaan industri. Laporan ini berasal dari Cetro Trading Insight.