Perak Menguat Menuju Rekor: Aset Defensif Dorong Harga ke USD150 per Troy Ounce

Perak Menguat Menuju Rekor: Aset Defensif Dorong Harga ke USD150 per Troy Ounce

Signal XAG/USDBUY
Open115.100
TP150.000
SL110.000
trading sekarang

Perak melaju menuju level tertinggi dengan perdagangan sekitar 115,10 USD per troy ounce pada pembukaan sesi Eropa, melanjutkan tren kenaikan yang ada. Investor beralih ke logam mulia sebagai lindung nilai di tengah gejolak pasar global. Permintaan terhadap aset defensif meningkat seiring dengan peningkatan volatilitas yang membayangi pasar keuangan.

Reaksi pasar terhadap pernyataan yang menenangkan soal penurunan nilai dolar memperkuat sentimen positif bagi perak. Pelemahan dolar dapat meningkatkan daya saing ekspor, sehingga mendorong minat terhadap logam mulia sebagai penjaga nilai dan diversifikasi portofolio. Kondisi ini membuat perak tetap menarik bagi investor ritel maupun institusional.

Di tengah ketidakpastian kebijakan di Washington, termasuk potensi tarif dan tekanan terhadap independensi Federal Reserve, sentimen risiko masih tinggi. Pasar menunggu konferensi pers pasca-rapat kebijakan dua hari untuk petunjuk arah kebijakan, sementara analis melihat peluang perak untuk mempertahankan momentum jangka pendek.

The Fed diperkirakan mempertahankan suku bunga pada kisaran 3,50%–3,75% setelah dua hari rapat, dengan tujuan menjaga stabilitas pasar sambil mengamati inflasi dan dinamika ekonomi global. Keputusan ini menandai fase non-tightening yang dapat memberi ruang bagi aset berisiko untuk bereaksi terhadap data ekonomi berikutnya.

Analyst Citi menyoroti bahwa faktor geopolitik dan kekhawatiran atas independensi The Fed berpotensi tetap menjadi katalis bullish bagi perak dalam jangka pendek. Dengan profil risiko global yang tinggi, logam mulia bisa tetap menarik sebagai bagian dari portofolio defensif meskipun volatilitas tetap ada.

Selain itu, dinamika di pasar luar negeri juga memengaruhi harga; di China, lonjakan permintaan menyebabkan premi melebihi nilai dasar aset logam, sementara produsen beralih dari perhiasan ke produksi batangan satu kilogram. Perubahan ini berpotensi menambah tekanan pasokan jangka pendek dan mendukung rally porak.

Citi menaikkan proyeksi harga Perak untuk tiga bulan ke depan menjadi USD150,00 per troy ounce dari level sebelumnya, mencerminkan ekspektasi positif terhadap faktor geopolitik dan kebijakan moneter. Revisi ini menandakan potensi upside signifikan jika faktor pendukung tetap bertahan.

Analisis menunjukkan bahwa risiko geopolitik dan isu independensi The Fed kemungkinan menjadi pendorong utama bagi perak dalam periode mendatang. Investor cenderung menimbang risiko-risiko tersebut saat mengevaluasi peluang investasi pada logam mulia sebagai lindung nilai terhadap volatilitas.

Untuk trader, penting memantau sinyal dari konferensi pers Fed pasca rapat guna menilai arah kebijakan selanjutnya. Dengan harga sekitar 115 USD saat ini, ada potensi breakout menuju target jangka menengah hingga panjang. Menetapkan stop loss sekitar 110 dan target profit dekat 150 akan menjaga rasio risiko-imbalan sesuai prinsip minimal 1:1,5.

broker terbaik indonesia