USD/CAD melemah seiring dolar AS melemah akibat membaiknya sentimen pasar dan harapan de‑eskalasi konflik Timur Tengah. Beberapa sumber pasar menilai kemungkinan perpanjangan gencatan senjata dua minggu, meski Trump menyatakan perlu atau tidaknya langkah tersebut masih dibahas. Eksternal faktor geopolitik tetap relevan, namun fokus investor beralih ke data energi dan kebijakan moneter.
Harga minyak yang turun menekan tekanan inflasi dan mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga. Pasar menilai Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga untuk sementara waktu, sehingga arus modal cenderung mengarah ke aset berisiko yang lebih terbatas. CAD cenderung mendapat pijakan dari catatan bahwa Kanada adalah eksportir minyak terbesar ke AS, memberikan dukungan komoditas terhadap pasangan ini.
Di tengah potensi kelanjutan negosiasi antara Washington dan Teheran, jalur Hormuz tetap tertutup sebagian karena blokade ganda. Perkembangan ini menjaga volatilitas pasar, tetapi arah umum USD/CAD tampaknya menurun seiring turunnya minat terhadap dolar AS. Menurut laporan Cetro Trading Insight, pasar tetap mengawasi pembicaraan gencatan senjata untuk peluang jangka pendek.
Penurunan harga energi menekan tekanan inflasi dan menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga di Amerika Serikat. Kondisi ini memberikan ruang bagi dolar AS untuk melemah lebih lanjut terhadap CAD, meskipun faktor interna Kanada juga perlu dipertimbangkan. Para pelaku pasar menilai bahwa langkah kebijakan Fed bisa lebih hati-hati jika data inflasi menunjukkan pelemahan.
CAD sebagai mata uang komoditas dapat menguat jika minyak tetap rendah, tetapi volatilitas harga minyak tetap menjadi faktor penentu. Sementara itu, pergerakan harga minyak yang lebih stabil dapat membantu CAD bertahan di level saat ini meskipun tekanan geopolitik berlanjut. Analisa teknikal jangka pendek menunjukkan kisaran pergerakan yang wajar, ditopang oleh fundamental yang beredar.
Kabar terbaru tentang pembicaraan antara AS dan Iran terkait perpanjangan gencatan senjata memberi gambaran jelas bahwa negosiasi damai masih berlangsung. Jika negosiasi berjalan mulus dan pasokan minyak pulih, CAD bisa lebih kuat terhadap USD dalam beberapa hari ke depan. Untuk trader, fokus utama adalah dinamika harga minyak, kabar kebijakan Fed, dan laporan geopolitik yang berpotensi memicu pergeseran aliran modal.