Harga perak XAG/USD berhasil pulih sebagian besar dari kerugian awal dan mendekati level pembukaan di sekitar $84 pada sesi Eropa. Pemulihan ini terjadi meskipun tekanan tetap ada dari imbal hasil obligasi AS yang lebih tinggi dan penguatan dolar AS. Pasar menimbang potensi kebijakan moneter yang masih dovish pada Fed terhadap pandangan jangka pendek logam mulia.
Imbal hasil US 10-tahun naik hampir 2% menjadi sekitar 4.22%, mengurangi daya tarik logam non-yielding seperti perak. Pergerakan hubungan antara yield dan harga logam mulia menambah nuansa risiko bagi investor yang mencari perlindungan nilai atau diversifikasi. Sentimen pasar diperkirakan tetap lemah ketika imbal hasil dan dolar mendominasi arah aliran modal.
Menurut CME FedWatch, trader memperkirakan Fed tidak akan memangkas suku bunga pada tiga pertemuan kebijakan berikutnya di Maret, April, dan Juni. Peluang bagi penurunan suku bunga pada pertemuan Juli meningkat menjadi 46,7% dari 39,3% beberapa waktu lalu, meski perubahan tersebut masih berada dalam jalur probabilitas yang tidak pasti. Sinyal pasar yang didorong oleh harga minyak yang lebih tinggi juga menambah kompleksitas arah perak.
Secara teknis, XAG/USD diperdagangkan sedikit lebih rendah di sekitar $83.90, membuat bias jangka pendek cenderung netral karena harga berada dekat dengan 20-day EMA yang melebar di sekitar $84.75. Pergerakan harga cenderung membentuk kisaran dalam beberapa sesi terakhir, menunjukkan kurangnya kejelasan arah. Kondisi teknikal ini menambah pertimbangan bagi investor sebelum membuat langkah berikutnya.
Indikator RSI 14-hari bergerak di rentang 40–60, menandakan minimnya tekanan beli kuat dan menambah nada defensif pada pasar. Titik-titik pivot dan tingkat resistance terlihat rapuh, sehingga diperlukan konsistensi momentum untuk mendorong arah baru. Oleh karena itu, tidak ada sinyal teknikal yang jelas untuk pengambilan posisi jangka pendek saat ini.
Rintangan terdekat terlihat di sekitar $90.00, di mana reli sebelumnya tertahan. Jika harga bisa menutup harian di atas level tersebut, bias turun bisa mereda dan pintu menuju kisaran pertengahan $90-an bisa terbuka. Sisi bawahnya, support pertama berada di sekitar $82.00, dan pelanggaran ke bawah bisa membuka jalan menuju wilayah $78.00.
Secara keseluruhan, prospek perak untuk jangka pendek tampak netral karena faktor fundamental dan teknikal saling mengimbangi. Pergerakan di pasar masih dipicu oleh perubahan yield AS, hak kebijakan Fed, dan dinamika dolar yang berimplikasi pada permintaan logam mulia. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk memberikan gambaran yang akurat bagi pembaca awam maupun profesional.
Kenaikan dolar AS yang berkelanjutan dan tekanan dari harga minyak dapat menjaga perak berada dalam wilayah yang rentan terhadap penurunan jika momentum inflasi tetap tinggi. Investor perlu mengamati pergerakan di sekitar level $82 dan penembusan di bawahnya sebagai tanda konfirmasi koreksi lebih lanjut. Sementara itu, hasil dari pasar obligasi dan komentar kebijakan Fed dapat memindahkan dinamika harga dengan cepat.
Karena sinyalnya netral saat ini, rekomendasi masuk tidak diberikan pada saat ini. Trader disarankan memantau level teknikal utama seperti $90 sebagai potensi level resistensi dan $82 sebagai level support penting untuk potensi perubahan arah di masa depan. Untuk manajemen risiko, pertimbangkan potensi risiko terhadap pergerakan volatilitas dan sesuaikan ukuran posisi dengan profil risiko.