Perak rebound ke dekat $75.20; prospek bearish seiring imbal hasil AS melonjak

Perak rebound ke dekat $75.20; prospek bearish seiring imbal hasil AS melonjak

Signal XAG/USDSELL
Open75.200
TP70.000
SL78.500
trading sekarang

Harga perak bergerak rebound di sekitar $75.20 pada sesi Eropa, setelah sempat menyentuh level terendah hampir dua minggu di $73.10. Kenaikan ini mencerminkan volatilitas yang cukup tinggi sementara pelaku pasar menilai arah berikutnya. Meski bounce sedang berlangsung, sentimen secara umum masih rapuh.

Imbal hasil Treasury AS yang lebih tinggi mendukung momentum turun untuk aset berpendapatan rendah seperti perak. Tenor 10 tahun naik ke sekitar 4.69% dan imbal hasil 30 tahun melonjak di sekitar 5.2%, mencapai level tertinggi relatif pasca krisis subprima. Hal ini meningkatkan biaya peluang memegang logam non-hasil.

Secara teknikal, perak kini berada dekat titik kritis pada pola Ascending Triangle dengan batas atas sekitar $75.20. RSI berada di sekitar 46, menandakan momentum bullish yang lemah dan berpotensi mengalami tekanan jual jika mendekati level resistensi.

Investor menunggu indikasi arah kebijakan moneter AS dari minut FOMC yang akan dirilis pada jam 18:00 GMT. Dalam konteks ini, peluang terjadinya kenaikan suku bunga di tahun ini diperkirakan sekitar 56.3 persen, menurut CME FedWatch. Perubahan ekspektasi ini mendorong penguatan dolar AS dan menekan logam mulia.

Inflasi AS menunjukkan tekanan, dengan CPI YoY 3.8 persen, mendekati level tertinggi dalam beberapa tahun. Renitan harga minyak juga berkontribusi pada tekanan inflasi, memperkuat kemungkinan pengetatan kebijakan lebih lanjut. Dampaknya, dolar cenderung menguat dan komoditas berdena inflasi rendah bisa terdorong turun.

Para trader juga menantikan rilis minut FOMC untuk petunjuk jelas mengenai jalur kebijakan ke depan. Rilis ini diperkirakan akan meningkatkan volatilitas jangka pendek dan bisa mengarahkan arah pasar perak dalam beberapa sesi berikutnya.

Analisis Teknis dan Sinyal Perdagangan

Dari sisi teknikal, tekanan turun sedang terlihat karena harga masih berada di bawah EMA 20 hari yang berada di sekitar $78.05. RSI di level sekitar 46 menunjukkan momentum bullish yang relatif lemah dan ber potensi tumbuh tekanan jual jika harga tidak mampu menembus resistance terdekat.

Penurunan utama dapat terjadi jika harga gagal bertahan di atas $73.10 dan menembus ke arah $70.00. Namun jika harga berhasil menembus EMA 20 hari ke atas, sentimen bisa membaik dan mematahkan tekanan turun untuk sementara waktu.

Rencana perdagangan yang direkomendasikan bila harga mendekati $75.20 adalah posisi jual dengan target keuntungan sekitar $70.00 dan stop loss di sekitar $78.50, sehingga rasio risiko-imbalan lebih dari 1.5:1. Tingkat masuk dan target dapat disesuaikan mengikuti dinamika pasar, terutama sekitar rilis minut FOMC.

banner footer