Perak Tertekan di Tengah Fed Hawkish dan Ketegangan Geopolitik AS-Iran

Perak Tertekan di Tengah Fed Hawkish dan Ketegangan Geopolitik AS-Iran

Signal XAG/USDSELL
Open64.400
TP60.500
SL66.500
trading sekarang

Menurut Cetro Trading Insight, kebijakan moneter AS berada di bawah sorotan investor setelah pernyataan dari Ketua Federal Reserve yang baru, Kevin Warsh. Warsh menegaskan bahwa stabilitas harga tetap menjadi prinsip pembimbing utama bagi bank sentral. Pada pertemuan FOMC, komite memutuskan untuk mempertahankan kisaran suku bunga pada 3,5%–3,75%, sambil memberikan isyarat hawkish bahwa beberapa pejabat mungkin mendesak kenaikan suku bunga di kemudian hari.

Penetapan suku bunga yang tidak berubah tidak menghapus kekhawatiran mengenai jalur kebijakan ke depan, karena hampir setengah pejabat FOMC menunjukkan kemungkinan adanya kenaikan suku bunga pada akhir tahun. Kondisi ini menambah beban terhadap aset berimbah hasil rendah dan mendukung apresiasi dolar AS terhadap beberapa mata uang utama.

Secara umum, langkah ini menggambarkan konteks yang menekan harga komoditas seperti perak dalam beberapa sesi ke depan, meskipun faktor geopolitik dan dinamika pasokan juga tetap relevan untuk sentimen pasar.

AS dan Iran menandatangani kesepakatan awal, memulai 60 hari negosiasi untuk mencapai perjanjian damai akhir. Perkembangan ini menambah kisah optimisme di pasar atas potensi kelanjutan normalisasi arus perdagangan energi.

Di sisi lain, militer AS mengonfirmasi berakhirnya blokade pelabuhan Iran di dekat Selat Hormuz, sehingga aliran jutaan barel minyak diperkirakan kembali mengalir melalui jalur kritis itu. Pengembalian volume perdagangan energi berpotensi menekan harga minyak, yang pada gilirannya bisa mempengaruhi dinamika harga komoditas.

Walau kesepakatan ini meningkatkan sentimen risiko dalam jangka pendek, para pedagang tetap waspada karena pemulihan penuh jalur perdagangan dan energi diperkirakan membutuhkan waktu berbulan-bulan. Cetro Trading Insight menilai bahwa volatilitas bisa tetap tinggi hingga ada konfirmasi lebih lanjut terkait komitmen dan kepastian aliran barang di masa mendatang.

Implikasi Pasar: Harga Perak dan Proyeksi Pasar Komoditas

Harga perak XAG/USD melanjutkan tren penurunan untuk hari ketiga berturut-turut dan berada sekitar 64.40 per troy ounce pada sesi Asia hari Jumat. Pergerakan ini mencerminkan respons pasar terhadap ekspektasi Federal Reserve yang lebih hawkish serta peningkatan biaya peluang memegang logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil.

Kenaikan biaya pinjaman menambah tekanan bagi permintaan terhadap perak karena investor menilai investasi berisiko lain yang menawarkan imbal hasil lebih menarik. Asosiasi antara kebijakan moneter dan aliran modal global menjadi faktor utama dalam dinamika harga logam mulia ini.

Di sisi lain, berita mengenai kemajuan perdamaian bisa menambah minat pada aset berisiko dalam jangka pendek. Namun pedagang mengakui bahwa pemulihan penuh arus kapal dan energi akan memakan waktu, sehingga volatilitas di pasar komoditas diperkirakan tetap tinggi dalam beberapa bulan mendatang.

banner footer