
Menurut Cetro Trading Insight, perak XAG/USD bergerak lebih stabil meskipun volatilitas pasar logam mulia tetap rendah. Katalis utama adalah meredanya kekhawatiran atas pasokan minyak dan inflasi berkat kemajuan dalam kesepakatan antara AS dan Iran. Pelaku pasar menilai bagaimana dinamika geopolitik bisa mempengaruhi aliran modal dan permintaan terhadap komoditas berharga.
Digelar bersama di Swiss antara para mediator, Qatar dan Pakistan melaporkan bahwa Washington dan Teheran telah sepakat pada kerangka kerja formal menuju perdamaian dalam sekitar 60 hari. Inisiatif ini meningkatkan optimisme di pasar, meski ada risiko terjadinya penyesuaian jika tindakan keras atau perubahan kebijakan terjadi. Para analis memperhatikan bahwa kesepakatan itu masih dalam tahap awal dan menuntut verifikasi lebih lanjut.
Ketika perak berfungsi sebagai aset non-yielding, harga bisa sensitif terhadap pergerakan dolar dan arus modal global. Dalam beberapa sesi, investor juga mengalami fluktuasi karena berita diplomatik yang beragam. Secara keseluruhan, sentimen risiko memperlihatkan arah semi-netral menunggu kejutan data ekonomi berikutnya.
Harga perak diperdagangkan sekitar 66.00 per troy ounce pada sesi Eropa, setelah tiga hari mengalami tekanan turun. Pasar menunjukkan fase konsolidasi yang tipis, menandakan kesiapan arah baru jika ada kejutan data ekonomi atau berita geopolitik. Secara umum, posisi teknikal masih longgar meski beberapa indikator mengisyaratkan peluang pembalikan.
Pelonggaran kekhawatiran terhadap minyak dan inflasi turut menambah dukungan bagi logam mulia yang tidak membayar bunga. Namun volatilitas masih terjaga karena fluktuasi harga minyak dan kebijakan ekonomi global. Para pelaku pasar memantau setiap sinyal kebijakan energi yang bisa mempengaruhi likuiditas aset berisiko.
Prospek kebijakan Federal Reserve yang lebih hawkish menambah tekanan pada harga jangka pendek. 9 dari 19 anggota FOMC proyeksikan kenaikan suku bunga pada tahun ini, sehingga pasar cenderung meletakkan ekspektasi kenaikan suku bunga dalam dua hingga tiga bulan ke depan. Meskipun demikian, perak tetap menarik bagi spekulan nilai inflasi dan perlindungan nilai di tengah ketidakpastian pasar.
Konstelasi kebijakan moneter AS menjadi faktor dominan bagi perak. Sinyal hawkish dari sejumlah anggota FOMC meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga, yang cenderung memperkuat dolar dan menekan harga logam berharga. Investor perlu memahami bahwa momentum ini bisa berubah jika data ekonomi berubah.
Untuk pembukaan posisi, rekomendasi studi ini mengusulkan skenario buy pada XAGUSD dengan entry sekitar 66, target 75, dan stop di 64. Ini memberikan peluang risiko yang proporsional jika harga bergerak sesuai rencana. Namun, manajemen risiko tetap diperlukan karena volatilitas geopolitik dapat mengubah arah pasar.
Rasio risk-reward sebesar 1:1.5 dapat tercapai jika harga naik menuju target tanpa penurunan besar terlebih dahulu. Perubahan tajam dalam kebijakan atau eskalasi ketegangan geopolitik bisa memicu revisi rencana perdagangan. Pembaharuan berita diplomatik dan pernyataan kebijakan Federal Reserve perlu dipantau secara berkala.