Perak XAGUSD Menguat di Tengah Ketidakpastian Fed: Analisa Teknis dan Risiko Makro

Perak XAGUSD Menguat di Tengah Ketidakpastian Fed: Analisa Teknis dan Risiko Makro

trading sekarang

Perak XAG/USD berhasil rebound sekitar 1,5% ke level dekat $72,35 pada sesi perdagangan Eropa hari ini, setelah sempat mendapat dukungan sementara di sekitar $70,86. Dinamika harga ini terjadi di tengah ekspektasi kebijakan Federal Reserve yang cenderung hawkish, membuat investor tetap waspada. Keputusan Fed untuk mempertahankan suku bunga pada kisaran 3,50% hingga 3,75% menambah ketidakpastian mengenai arah kebijakan di kuartal mendatang.

Harga sempat menyentuh level terendah tiga minggu di $70,86 pada Rabu, sebelum mencoba memantul pada hari Kamis. Sentimen teknis menunjukkan tekanan downside jangka pendek, meski ada dukungan teknikal di level rendah. Indikator RSI berada di sekitar 41, berada di wilayah negatif tetapi belum oversold, menunjukkan ruang bagi pelemahan lebih lanjut jika tekanan tetap ada.

Spekulasi mengenai kemungkinan pemangkasan suku bunga pada tahun ini telah berkurang, sebagaimana terlihat dari data CME FedWatch yang menurun. Peluang satu pemangkasan pada tahun ini turun menjadi sekitar 3,3 persen dibanding sebelumnya. Di sisi lain, kenaikan harga minyak yang dipicu pernyataan mengenai blokade Iran juga menambah beban terhadap prospek inflasi global dan membantu menjaga risiko volatilitas bagi perak.

Secara teknis, XAG/USD diperdagangkan sekitar $72,35 dengan nada turun jangka pendek karena berada di bawah 20-day EMA yang berada di sekitar $75,43. Indikator RSI di sekitar 41 menunjukkan momentum rendah yang belum menunjukkan kondisi oversold. Pergerakan harga cenderung tetap terkonsolidasi sambil menunggu sinyal yang lebih jelas.

Rintangan pertama pada sisi atas berada pada sekitar $75,43, yaitu 20-day EMA. Penutupan harian di atas level itu diperlukan untuk mengurangi bias bearish dan membuka peluang perbaikan menuju level sekitar $80. Jika tidak, tekanan jual bisa bertahan dan membatasi sisi atas dalam beberapa sesi ke depan.

Di sisi bawah, kemungkinan penurunan lebih lanjut membawa harga menuju dukungan sekitar $68,28 yang sempat muncul pada 7 April. Meski ada potensi rebound, pedagang perlu berhati-hati karena pola teknikal masih menunjukkan kerentanan yang signifikan selama harga tetap berada di bawah EMA 20 hari.

Faktor makro masih menjadi penggerak utama pergerakan logam ini. Kebijakan Federal Reserve yang mempertahankan suku bunga meningkatkan risiko bagi aset tanpa imbal hasil, termasuk perak. Kebijakan ini menambah spekulasi mengenai jalur suku bunga di sisa tahun ini dan bagaimana inflasi bisa mempengaruhi keputusan bank sentral.

Pelaku pasar juga memantau dinamika harga minyak. Peningkatan harga minyak berpotensi meningkatkan ekspektasi inflasi global, yang pada akhirnya mengurangi dorongan bank sentral untuk melonggarkan kebijakan. Selain itu, pernyataan Presiden AS dan komentar terkait kebijakan keamanan maritim menambah tensi pada volatilitas pasar energi.

Dalam situasi yang volatil, investor disarankan menjaga fokus pada level teknikal kunci, terutama resistensi di $75,43 dan support di $70,86 serta peluang break di atas $75,43 untuk sentimen bullish yang lebih jelas. Meskipun analisis teknikal memberikan sinyal, potensi instrumen ini tetap memerlukan konfirmasi melalui penutupan harian di atas level kunci.

banner footer