Permintaan Bank Sentral terhadap Emas Diperkirakan Naik 100–120 Ton di Sisa 2026; Prospek Konstruktif Menuju 2027

Permintaan Bank Sentral terhadap Emas Diperkirakan Naik 100–120 Ton di Sisa 2026; Prospek Konstruktif Menuju 2027

trading sekarang

Cetro Trading Insight menilai bahwa survei World Gold Council (WGC) dan arus pasar memberi gambaran tentang permintaan bank sentral terhadap emas. Analisis ini menekankan bahwa pembacaan survei perlu dicarikan dalam konteks jangka menengah agar lebih akurat. Secara year to date, pembelian bersih bank sentral relatif moderat dan sangat terpusat pada beberapa negara seperti Turki dan Polandia.

Para analis memperbaiki interpretasi survei dan memperkirakan tambahan pembelian sekitar 100 hingga 120 ton emas pada sisa 2026. Angka ini diposisikan sebagai bias pembelian bank sentral yang akan kembali terlihat. Data arus pasar, termasuk arus keluar vault LBMA dan peningkatan ekspor emas Inggris, menjadi konfirmasi non-konvensional atas tren permintaan.

Dengan kerangka kerja sederhana yang mengaitkan survei dengan data pasar, proyeksi 100–120 ton sejalan dengan harapan untuk memulihkan pembelian bank sentral. Peningkatan sekitar 20 ton dalam cadangan vault juga konsisten dengan peningkatan ekspor sekitar 61 ton, menandakan fondasi permintaan yang lebih kuat dari bank sentral.

Peneliti menekankan bahwa periode enam bulan pasca survei lebih realistis untuk menilai perubahan permintaan. Bank-bank sentral umumnya memiliki visibilitas yang lebih baik terhadap posisi portofolio dalam jangka pendek dibandingkan satu tahun penuh. Karena itu niat yang diungkapkan memiliki bobot informasi yang lebih besar pada horizon pendek.

Dalam kerangka regresi yang diadopsi untuk tahun 2026, proyeksi pembelian tambahan sebesar 100 hingga 120 ton emas sejalan dengan harapan resumption pembelian. Angka ini sekitar dua kali lipat volume yang tercatat pada empat bulan pertama tahun ini dan sejalan dengan orientasi pasar menuju normalisasi permintaan bank sentral.

Menurut data yang tersedia, peningkatan cadangan vault sekitar 20 ton sejalan dengan peningkatan aktivitas ekspor menjadi sekitar 61 ton. Meski ini berada sedikit di atas rata-rata musiman, level ini melampaui rata-rata sejak 2015 untuk periode ini, menandakan underlying demand yang kuat dari bank sentral.

Prospek harga dan rekomendasi jangka menengah

Proyeksi imbal hasil riil 10 tahun AS diperkirakan tetap di atas 2 persen hingga kuartal ketiga, lalu turun perlahan menuju akhir tahun dan paruh pertama 2027. Kondisi ini mendukung sikap netral pada musim panas, dengan ruang untuk lebih konstruktif ketika biaya peluang memegang emas berkurang.

Secara umum, dinamika harga emas diperkirakan akan tetap berada pada jalur netral near term sambil menantikan perubahan kebijakan. Perubahan utama datang dari pasangan imbal hasil riil dan arus permintaan bank sentral yang saling memengaruhi. Cetro Trading Insight menilai momentum ini berpotensi berubah menuju arah yang lebih positif pada 2027 jika faktor-faktor pendukungnya terpenuhi.

Harga emas kemungkinan mendapat dorongan jika yields riil menurun dan biaya peluang memegang emas turun. Namun risiko volatilitas tetap ada jika faktor geopolitik atau kebijakan bank sentral berubah. Secara keseluruhan, rekomendasi kami adalah pendekatan netral untuk saat ini dengan pertimbangan transisi ke posisi lebih konstruktif di masa depan.

banner footer