
Peso melemah terhadap dolar AS seiring meningkatnya risiko geopolitik di wilayah Teluk, menekan selera investor terhadap aset berisiko. Eskalasi konflik membuat pedagang fokus pada potensi dampak kebijakan ekonomi negara maju, sementara data inflasi dan tenaga kerja tetap menjadi penentu utama. Dalam konteks ini, dinamika regional semakin sensitif terhadap pergerakan mata uang utama seperti peso.
USD/MXN berada di sekitar 17.51, naik sekitar 0.47 persen, mencerminkan pergeseran arus modal dan pandangan terhadap arah kebijakan moneter. Pasar menimbang peluang Fed untuk mempertahankan suku bunga atau menaikkannya dalam beberapa pertemuan mendatang berdasarkan data inflasi dan tenaga kerja. Sinyal teknikal dan sentimen risiko juga membentuk peluang bagi pergerakan pasangan ini.
Harga minyak mentah WTI melonjak mendekati level tertinggi, menambah tekanan pada ekspektasi inflasi impor dan kebijakan moneter AS. Harga minyak naik hampir 7 persen menjadi sekitar 84.62 dolar per barel, memperumit skenario kebijakan Fed meskipun data Juni menunjukkan inflasi yang lebih lemah. Komentar pejabat Gedung Putih menambah ketidakpastian mengenai arah kebijakan ekonomi AS, seperti yang dicatat oleh para analis.
Dari sisi teknis, USD/MXN menunjukkan dinamika yang relatif konstruktif, diperdagangkan di atas level dukungan utama sekitar 17.45 dan 17.42 setelah menembus garis tren turun sebelumnya. Struktur ini membantu menjaga konteks peluang bullish jangka pendek bagi pasangan ini. Indikator momentum juga menunjukkan peluang bagi pembalikan menuju sisi positif.
RSI 14 hari berada pada sekitar 53, menandakan momentum bullish ringan tanpa terpantau overbought. Meskipun demikian, pergerakan harga tetap rentan terhadap hasil rilis data eksekutif AS dan berita fiskal global. Sentimen pasar akan sangat bergantung pada pernyataan dan kebijakan Fed pada rangkaian konferensi pers dan rilis data ekonomi utama.
Dengan dukungan utama bertahan, arah pergerakan USD/MXN cenderung naik, asalkan harga tetap berada di atas 17.45. Penurunan di bawah level tersebut bisa menandakan koreksi, sementara penegakan di sekitar 17.42 memberikan landasan untuk mencoba ujicoba zona resistance terdekat. Secara keseluruhan, bias naik tetap ada selama struktur harian tetap utuh.
Di tingkat regional, komentar Presiden AS tentang kesepakatan USMCA menambah ketidakpastian terhadap prospek perdagangan Mexico, walau Fitch Ratings menilai negara itu masih berada pada tingkat investasi BBB dengan outlook stabil. Penilaian ini menempatkan Mexico dalam kerangka risiko stabil, meski dikisahkan adanya faktor yang dapat merombak pandangan jika beban utangnya melonjak atau jika terjadi krisis ekonomi.
Data ekonomi Mexico yang tersedia cukup ringan tanpa kejutan besar, sementara negosiasi USMCA belum memberikan kepastian bagi pemerintahan Mexico. Ketidakpastian politik dan retorika perdagangan menambah volatilitas bagi peso, meskipun baseline fiskal negara itu tetap memegang pijakan kredibel menurut lembaga penilai internasional.
Untuk posisi trading USD/MXN, jika harga menguji kembali area dukungan di sekitar 17.45-17.42 dan konfirmasi teknikal membaik, posisi beli tetap relevan dengan target di sekitar 17.80 dan stop loss di 17.40 demi menjaga risiko/jangkauan imbal hasil minimal di atas 1:1.5.