RBC: Tariff, Energi, dan Pembaruan CUSMA Bentuk Prospek CAD serta USD/CAD

RBC: Tariff, Energi, dan Pembaruan CUSMA Bentuk Prospek CAD serta USD/CAD

trading sekarang

Artikel ini disusun oleh Cetro Trading Insight berdasarkan analisis RBC mengenai bagaimana tarif, harga energi, dan negosiasi CUSMA membentuk peta CAD serta implikasinya untuk USD/CAD. Sebagai gambaran umum, analisis ini menekankan bahwa kebijakan perdagangan global dan mekanisme pendanaan domestik Kanada akan berperan penting dalam arah mata uang utama Kanada di masa mendatang.

RBC menyoroti bahwa data perdagangan bulanan Kanada bisa tampak bergejolak akibat timing pengumuman tarif. Perubahan kebijakan tarif AS terhadap impor Kanada menunjukkan dampak yang tidak merata dibanding negara lain, terutama ketika kebijakan itu berubah pada bulan Februari lalu. Pembacaan data perdagangan perlu dilakukan dengan konteks kebijakan yang sedang berjalan agar tren jangka menengah bisa dipahami dengan lebih tepat.

Selain itu, perubahan arus ekspor-impor juga mempengaruhi posisi perdagangan Kanada. Peningkatan ekspor energi menjadi salah satu pendukung utama, meskipun biaya bagi konsumen rumah tangga cenderung naik seiring lonjakan harga energi. Dalam konteks ini, dampak tarif dapat menjadi faktor volatilitas tambahan, namun tidak selalu menghantam semua sektor secara seragam.

Secara garis besar, RBC menyampaikan bahwa 2026 dapat menjadi tahun di mana lingkungan perdagangan global lebih stabil meskipun tarif tetap tinggi. Pemulihan yang tertunda akibat potongan suku bunga BoC dan belanja pemerintah yang meningkat diperkirakan mendorong perbaikan kesejahteraan per orang dan per pekerja. Dengan demikian, perdagangan Kanada tidak lagi menjadi hambatan utama bagi pertumbuhan di masa mendatang.

Konflik di Timur Tengah berpotensi mendorong lonjakan harga minyak dan gas secara global. RBC menilai lonjakan harga energi dapat meningkatkan surplus perdagangan energi Kanada karena ekspor energi menjadi lebih menguntungkan. Namun, efeknya juga bisa terasa di domisili konsumen karena biaya energi yang lebih tinggi berdampak pada biaya hidup secara umum.

Ketergantungan pada harga energi menempatkan Kanada pada posisi yang sensitif terhadap pergerakan pasar, meskipun ada peluang bagi neraca energi untuk membaik. Secara keseluruhan, peningkatan nilai ekspor energi bisa menjadi sumber dukungan bagi CAD, tetapi efeknya terhadap daya beli rumah tangga perlu dipantau dengan saksama.

RBC menegaskan bahwa ketidakpastian perdagangan tetap ada karena negosiasi pembaruan CUSMA diperkirakan meningkat beberapa bulan ke depan. Meski demikian, proyeksi inti menunjukkan lingkungan perdagangan yang lebih stabil pada 2026 meskipun tarif tetap tinggi. Dalam konteks ini, dinamika harga energi menjadi elemen kunci dalam penilaian risiko bagi CAD dan USD/CAD.

Prospek Kebijakan dan Jalur Perdagangan Menuju 2026

Prospek kebijakan dan jalur perdagangan menuju 2026 dipengaruhi oleh peningkatan intensitas negosiasi pembaruan CUSMA. RBC menilai bahwa ketidakpastian tetap ada, tetapi gambaran dasar menunjukkan bahwa arah perdagangan bisa menjadi lebih stabil di tahun mendatang meskipun kebijakan tarif tetap tinggi. Investor perlu memantau dinamika kebijakan untuk menilai dampaknya terhadap USD/CAD.

Dari sisi kebijakan moneter, efek tertunda dari pemotongan suku bunga BoC masih berlanjut, ditambah rencana belanja pemerintah yang lebih besar. Kombinasi ini bisa menjaga momentum peningkatan pendapatan per kapita dan produktivitas, meskipun timing perubahan suku bunga dapat memengaruhi arus modal. Pelaku pasar perlu menimbang bagaimana kebijakan fiskal dan moneter saling menguatkan dalam konteks CAD.

Dalam rangkaian faktor tersebut, RBC menyatakan bahwa risiko dan peluang pada USD/CAD tetap bergantung pada bagaimana pasar menilai kekuatan ekonomi Kanada di tengah tarif yang lebih tinggi. Jika pertumbuhan per kapita terus membaik dan ekspor energi tetap menjadi pendorong utama, sentimen terhadap CAD dapat menguat secara bertahap. Untuk trader, penting menjaga rasio risiko terhadap imbal hasil, meskipun sinyal eksplisit untuk instrumen ini belum terbentuk secara jelas.

broker terbaik indonesia