Revisi Outlook Fed oleh Liew: Hold hingga 2026, Dua Pemangkasan 2027, DXY Diperkirakan Menguat

Revisi Outlook Fed oleh Liew: Hold hingga 2026, Dua Pemangkasan 2027, DXY Diperkirakan Menguat

Signal /DXYBUY
Open105.000
TP108.500
SL103.500
trading sekarang

Analis Senior UOB, Alvin Liew, memperbarui pandangan terhadap Federal Reserve Fed setelah data inflasi AS yang lebih tinggi dari ekspektasi pasar. Analisis ini menyoroti dinamika kebijakan moneter yang sedang berlangsung dan bagaimana tekanan inflasi memengaruhi jalannya kebijakan. Pernyataan ini menekankan bahwa risiko inflasi tetap menjadi fokus utama bagi komite kebijakan.

Liew memperkirakan Fed akan menahan kebijakan hingga akhir 2026, sebelum memangkas dua kali pada 2027. Proyeksi ini menetapkan tingkat akhir federal funds target di 3.75% pada akhir 2026 dan 3.25% pada akhir 2027. Langkah kebijakan ini mencerminkan kombinasi antara kehati-hatian terhadap inflasi dan niat untuk mulai melonggarkan di masa depan.

Pandangan ini menandakan bahwa tekanan harga diperkirakan mulai mereda secara berarti hanya pada paruh pertama 2027. Kebijakan yang lebih berhati-hati memperkuat kesan bahwa siklus pelonggaran akan tertunda, meskipun tetap ada rencana easing di masa depan untuk menahan risiko terhadap pertumbuhan. Data tenaga kerja yang kuat sekaligus volatilitas energi menambah kompleksitas bagi jalannya kebijakan Fed.

Data inflasi AS yang lebih tinggi dari prediksi memicu gambaran bahwa Fed akan mempertahankan jalur hawkish lebih lama. Pasar keuangan menilai bahwa tekanan harga tetap tinggi dan ini bisa menjaga suku bunga tetap lebih tinggi lebih lama. Risiko terhadap sisi atas inflasi jelas menjadi faktor utama bagi kebijakan selanjutnya.

Penundaan pelonggaran kebijakan menunjukkan fokus utama pada stabilitas harga, bukan pertumbuhan semata. Sinyal poros kebijakan tetap pada risiko inflasi dan harga energi yang lebih tinggi dapat memicu volatilitas lebih lanjut. Kondisi permintaan domestik yang lemah juga mempengaruhi dinamika kebijakan dan jalur pemangkasan di masa depan.

Diskusi tentang Warsh berpengaruh terhadap konsensus pasar mengenai arah kebijakan. Liew menekankan bahwa perlu adanya dukungan dan konsensus di antara pemilih Federal Reserve untuk langkah yang ia rencanakan. Secara umum, risikonya cenderung condong ke arah harga dan inflasi, mempengaruhi prospek kebijakan melalui sisa 2026 hingga 2027.

Untuk para trader, outlook Fed versi Liew menambah peluang bagi dolar AS untuk tetap kuat terhadap beberapa mata uang utama. Instrumen yang sensitif terhadap pergerakan suku bunga jangka menengah menjadi fokus perhatian pasar. Investor perlu menilai peluang di kelas aset yang terkait dengan kebijakan moneter.

Selain dolar, aset berisiko bisa bereaksi terhadap jalannya rencana pelonggaran di masa depan. Jika inflasi menurun seperti diperkirakan pada 1H 2027, langkah pelonggaran bisa dimulai secara bertahap tetapi dengan tempo yang lebih lambat. Efek domino kebijakan Fed dapat mempengaruhi obligasi dan ekuitas secara berbeda tergantung dinamika inflasi dan kinerja ekonomi.

Cetro Trading Insight menekankan pentingnya manajemen risiko dan diversifikasi. Kami merekomendasikan peninjauan berkala terhadap eksposur dolar serta alokasi aset yang sesuai dengan profil risiko investor. Strategi trading harus adaptif terhadap perubahan prospek kebijakan dan data inflasi.

banner footer