Saham Top Gainer Jumat 13 Februari 2026: BELL Pimpin Lonjakan hingga 25% di Tengah IHSG Turun

Saham Top Gainer Jumat 13 Februari 2026: BELL Pimpin Lonjakan hingga 25% di Tengah IHSG Turun

trading sekarang

Hari perdagangan Jumat menghadirkan momen yang memikat perhatian pelaku pasar di Indonesia. IHSG ditutup turun 0,59% ke level 8.216, seiring arus likuiditas yang masih cukup tinggi mencapai Rp21,40 triliun. Rangkaian angka merah dan berita global menambah dinamika di lantai bursa, namun ada sisi cerah berupa lonjakan signifikan di sejumlah saham pilihan.

Di tengah penurunan IHSG, sejumlah saham mampu mencetak keuntungan besar, menunjukkan adanya peluang di segmen-segmen tertentu meski sentimen pasar sedang berfluktuasi. Para pelaku pasar menimbang laporan keuangan, kebijakan bank sentral, dan pergerakan dolar terhadap rupiah sebagai pendorong utama pergerakan harga dalam beberapa sesi terakhir.

Analisis singkat menunjukkan dinamika harga tidak merata antar sektor. Pergerakan saham top gainer menunjukkan adanya minat beli yang kuat pada beberapa emiten pilihan meski indeks utama turun, menggambarkan adanya pergeseran strategi investasi investor ritel maupun institusional.

Saham terdepan dalam daftar 10 top gainer adalah PT Trisula Textile Industries Tbk yang diperdagangkan dengan kenaikan 25,17 persen, menembus Rp179 per saham. Lonjakan ini menempatkan BELL sebagai pemimpin daftar sepanjang hari, dan menarik perhatian ke potensi lebih lanjut dalam sektor tekstil yang belakangan terlihat aktif.

Tak hanya BELL, dua saham tekstil lain juga menunjukkan kinerja solid, yakni ACRO dan FLMC. Ketiganya menambah nuansa positif bagi sektor tekstil yang beberapa bulan terakhir menjadi salah satu pusat perhatian investor karena ekspansi kapasitas dan permintaan domestik yang kuat.

  • BELL naik 25,17% menjadi Rp179
  • ROCK naik 24,79% menjadi Rp3.020
  • TRUK naik 24,74% menjadi Rp474
  • INDS naik 24,51% menjadi Rp2.210
  • BAIK naik 24,40% menjadi Rp515

Dalam rangkaian 10 saham top gainer, tiga saham yang paling menonjol berasal dari sektor tekstil yakni BELL, ACRO, dan FLMC. Sementara daftar 10 top loser pada hari itu mencatat penurunan di IFSH, SOTS, HILL, LAPD, YPAS, GRPM, SPRE, BBSS, SDMU, dan KLIN dengan rentang penurunan 7,65 hingga 14,93 persen.

Dari sisi sinyal trading, artikel ini tidak menawarkan rekomendasi tunggal untuk membeli atau menjual karena mengulas sejumlah saham tanpa fokus instrument tunggal. Karena itu, sinyal yang diberikan adalah no, dengan level 0 secara eksplisit tidak relevan untuk eksekusi trade tunggal.

Namun pasar menunjukkan adanya variasi yang menarik di bagian atas layar, terutama pada saham tekstil. Untuk investor, saran yang layak dipertimbangkan adalah menilai fundamental perusahaan seperti kinerja keuangan, arus kas, gearing, serta faktor eksternal seperti permintaan domestik dan kebijakan perdagangan.

Secara umum, tanpa adanya konsisten pola teknikal untuk semua saham dalam daftar, pembaca disarankan menggunakan pendekatan risikonya yang sesuai. Hindari overexposure pada satu sektor, dan pertimbangkan diversifikasi dengan fokus pada temuan fundamental serta konteks pasar yang lebih luas.

broker terbaik indonesia