
Satu momen megah bagi pasar modal Indonesia: SGRO membagikan dividen Rp193 per saham untuk 2025 sebagai hasil keputusan RUPST 25 Juni 2026, sebuah langkah berani yang menandakan kepercayaan kuat terhadap kinerja tahunan dan prospek industri agribisnis.
Dividen total Rp350 miliar setara dengan 97,5% laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp359,67 miliar, menunjukkan konsistensi profitabilitas meskipun volatilitas saat ini di sektor agribisnis.
Saldo laba ditahan Rp4,29 triliun dan ekuitas Rp5,03 triliun meneguhkan posisi perusahaan untuk mempertahankan arus kas internal, sambil memberikan sinyal positif terhadap prospek keuangan jangka panjang.
| Indikator | Nilai |
|---|---|
| Dividen per saham | Rp193 |
| Total dividen | Rp350 miliar |
| Laba bersih yang diatribusikan ke entitas induk | Rp359,67 miliar |
| Saldo laba ditahan | Rp4,29 triliun |
| Ekuitas | Rp5,03 triliun |
| Record date | 8 Juli 2026 |
Dividen akan mengalir ke rekening pemegang saham yang namanya tercatat dalam DPS pada recording date 8 Juli 2026, menunjukkan fase distribusi manfaat yang jelas bagi investor.
Detail jadwal pembagian tunai SGRO akan diumumkan melalui pengumuman resmi, namun fokus utama tetap pada keseimbangan antara laba yang siap dibagikan dan kebutuhan modal kerja perusahaan.
Secara makro, kebijakan dividen ini mencerminkan posisi keuangan SGRO yang sehat, tetapi investor perlu memantau pergerakan harga saham dan perubahan laba bersih sebagai bagian dari analisis kelayakan investasi.