Star Energy Dapat Fasilitas Pinjaman USD300 Juta dari Bangkok Bank untuk Proyek Geotermal Suoh Sekincau dan Hamiding

Star Energy Dapat Fasilitas Pinjaman USD300 Juta dari Bangkok Bank untuk Proyek Geotermal Suoh Sekincau dan Hamiding

trading sekarang

Star Energy Group Pte Ltd, anak perusahaan dari Barito Renewables Energy Tbk (BREN), mengguncang industri energi dengan fasilitas pembiayaan internasional hingga USD 300 juta dari Bangkok Bank. Langkah ini dianggap sebagai suntingan penting dalam strategi ekspansi energi terbarukan perusahaan. Keberanian memanfaatkan sumber pendanaan luar negeri menegaskan posisi Star Energy sebagai penggerak utama proyek geotermal di Indonesia.

Dalam pengumuman resmi, perjanjian fasilitas pinjaman berjangka ditandatangani pada 17 Juli 2026. Total plafon fasilitas mencapai USD 300 juta, dibagi menjadi dua komitmen utama: fasilitas A sebesar USD 105 juta dan fasilitas B sebesar USD 195 juta. Ketentuan availabilitas menyatakan fasilitas A bisa dipakai hingga 31 Agustus 2026, sedangkan fasilitas B hingga 30 Desember 2027, dengan jatuh tempo 60 bulan sejak penarikan.

Secara operasional, fasilitas A akan dialokasikan untuk biaya prakonstruksi proyek geotermal Suoh Sekincau di Sumatera. Fasilitas B dipakai untuk penyertaan modal pada PT Star Energy Suoh Sekincau agar konstruksi berjalan, dengan sisa USD 90 juta dialokasikan untuk pengembangan Hamiding di Maluku melalui penyertaan modal pada PT Star Energy Geothermal Indonesia. Pemberi pinjaman menetapkan jaminan gadai saham Star Energy Geothermal Netherlands B.V. untuk fasilitas A dan Star Energy Geothermal Pte Ltd untuk fasilitas B, sementara kovenan melarang merger, perubahan kegiatan usaha, dan akuisisi tanpa persetujuan kreditur selama masa pinjaman.

Fasilitas A dan B dibagi sebagai dua komitmen yang terpisah, dengan fokus masing-masing pada kebutuhan proyek. Fasilitas A sebesar USD 105 juta dirancang untuk biaya prakonstruksi proyek geotermal Suoh Sekincau, sementara fasilitas B sebesar USD 195 juta mencakup penyertaan modal untuk Star Energy Suoh Sekincau serta dukungan pengembangan Hamiding. Jadwal availabilitas yang jelas menjaga kelancaran progres proyek hingga jangka panjang.

Selain itu, perjanjian mencakup jaminan berupa gadai saham Star Energy Geothermal Netherlands B.V. untuk fasilitas A dan gadai atas Star Energy Geothermal Pte Ltd untuk fasilitas B. Bank juga menegakkan kovenan yang melarang merger, perubahan lingkup usaha, dan akuisisi tanpa persetujuan kreditur selama masa pinjaman. Ketentuan-ketentuan ini dirancang untuk menjaga stabilitas operasional dan kelangsungan proyek-proyek yang didanai.

Transaksi ini dinilai material karena mewakili sekitar 33,95% dari ekuitas BREN, menunjukkan pengaruh signifikan terhadap struktur modal perusahaan. Karena pinjaman ini langsung diberikan oleh bank, tidak ada kewajiban RUPS atau penilai independen yang diperlukan, sehingga prosesnya relatif lebih cepat dan terukur. Hal ini juga menunjukkan fokus manajemen pada peningkatan kapasitas pembiayaan jangka menengah.

Secara umum, kabar pembiayaan ini memberi sinyal positif bagi likuiditas dan kemampuan investasi Star Energy, yang pada akhirnya berdampak pada kinerja portofolio energi terbarukan BREN. Investor kemungkinan melihat proyek geotermal sebagai Pilar pertumbuhan emiten dengan potensi arus kas dari proyek yang berjalan.

Namun, dampak harga saham BREN akan sangat bergantung pada realisasi progres proyek dan kemampuan perusahaan dalam mengelola arus kas proyek. Secara teknikal, tidak ada sinyal perdagangan eksplisit yang bisa ditarik dari informasi pinjaman ini saja; diperlukan analisis lebih lanjut terhadap laporan keuangan dan progres proyek. Disampaikan oleh Cetro Trading Insight, bagian analisis pasar di Cetro.

Disampaikan oleh Cetro Trading Insight, bagian analisis pasar di Cetro

banner footer