Dalam laporan terbaru, analis Rabobank Molly Schwartz dan Christian Lawrence menyoroti peningkatan risiko geopolitik akibat perang di Iran. Ketidakpastian tersebut mendorong investor menuju mode risk-off dan meningkatkan permintaan terhadap aset safe-haven seperti dolar AS. Kondisi ini memberi dukungan pada USD/CAD meskipun perbedaan suku bunga antara AS dan Kanada diperkirakan menyempit.
Para analis menegaskan bahwa dolar tetap menjadi mata uang utama di masa krisis, sehingga CAD belum mampu mengimbangi kekuatan USD. Pergerakan tersebut juga dipengaruhi aliran modal global yang lebih likuid ke dolar saat ini, menjaga pasangan ini pada posisi yang lebih kuat dari CAD dalam konteks risiko geopolitik.
Secara keseluruhan, laporan itu menegaskan bahwa dolar kemungkinan tetap dominan dalam jangka pendek hingga menengah meski CAD memiliki peluang menguat terhadap beberapa mata uang, namun USD tetap menjadi penopang utama bagi pasar keuangan global.
Proyeksi untuk USD/CAD hingga akhir 2026 menunjukkan potensi pergerakan yang cenderung datar di tengah risiko geopolitik dan dinamika aliran modal. Pergerakan sideways ini mencerminkan keseimbangan antara permintaan dolar sebagai safe-haven dan dukungan dari penyempitan differential suku bunga.
Meski demikian, para analis menilai risiko bahwa pasangan ini bisa menguji level sekitar 1.40 lebih cepat dari ekspektasi. Rebound di USD akibat daya tarik safe-haven dapat mendorong USD/CAD ke area tersebut jika sentimen pasar tetap konstruktif terhadap USD.
Selain itu, narasi bahwa differential suku bunga AS-Kanada akan menyempit menjadi sekitar 75 basis poin hingga akhir 2026 ikut mendukung gambaran USD menguat terhadap CAD, meskipun faktor risiko geopolitik menahan pergerakan turun lebih lanjut bagi CAD.
Bagi trader, rekomendasi utama adalah memantau pergerakan USD/CAD dalam konteks risiko geopolitik dan dinamika pasar mata uang safe-haven. Skenario sideways menuntut konfirmasi teknikal sebelum mengambil posisi besar, dengan fokus pada breakout yang memiliki konfirmasi dari volume atau indikator volatilitas.
Strategi manajemen risiko perlu diperhatikan karena potensi pergeseran sentimen bisa mempercepat pergerakan harga. Pelaku pasar disarankan untuk memperhatikan rilis data ekonomi utama AS dan Kanada, serta faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan safe-haven, guna menilai peluang trading secara berimbang.
Dengan demikian, rekomendasi umum adalah menjaga exposure yang terdiversifikasi, menggunakan level stop yang jelas, dan mengikuti perkembangan geopolitik yang bisa memperkuat atau melemahkan USD terhadap CAD dalam jangka pendek hingga menengah.