USD/CAD bergerak menjaga posisi di atas 1.3910, mendekati level tertinggi sepanjang tahun. Pergerakan ini dipicu kombinasi data ekonomi AS yang membaik dan kekhawatiran terkait situasi geopolitik di wilayah berisiko. Pelaku pasar juga menilai bahwa dolar meningkat karena sifatnya sebagai safe-haven dalam ketidakpastian global.
Data makro AS yang dirilis pertengahan minggu menunjukkan momentum yang lebih kuat. ADP Employment Change mencatat penambahan 62 ribu pekerjaan, melampaui ekspektasi 40 ribu. Penjualan ritel Februari rebound 0.6% setelah bulan sebelumnya menurun, dan ISM Manufacturing PMI mencapai 52.7, tertinggi dalam hampir empat tahun.
Secara teknis, level 1.3910 menjadi fokus penting untuk penentu arah. Proyeksi menuju level tertinggi tahun ini di sekitar 1.3966 tetap relevan jika data ekonomi mendukung. Cetro Trading Insight menyoroti bahwa potensi kelanjutan momentum naik tetap ada jika sentimen fundamental tetap positif.
Komentar publik dari Presiden AS pada dialog publik tidak menampilkan tenggat waktu jelas untuk penyelesaian perang Iran, menambah unsur ketidakpastian. Ketidaktentuan ini sering memicu perilaku berhati-hati di pasar valuta asing dan meningkatkan permintaan terhadap dolar sebagai pelindung nilai.
Selain itu, pembicaraan mengenai pembukaan kembali jalur Hormuz berkontribusi pada volatilitas harga minyak mentah. Kenaikan harga minyak berisiko menambah tekanan pada perekonomian global dan memperkuat sentimen perlindungan terhadap aset berdenominasi dolar.
Secara umum, sentimen risiko global cenderung melemah pada saat ini, membuat USD lebih kuat terhadap mata uang utama. Pasar saham dan komoditas menunjukkan tanda-tanda fluktuasi karena faktor geopolitik yang sedang berlangsung.
Rekomendasi trading untuk pasangan USD/CAD mengusung sudut pandang teknikal dengan landasan fundamental. Sinyal saat ini adalah beli dengan open di sekitar 1.3910, target 1.4000, dan stop loss di 1.3860. Rasio risiko terhadap imbalan diperkirakan sekitar 1:1.8, memenuhi standar minimal 1:1.5.
Untuk manajemen risiko, sebaiknya ukuran posisi dibatasi pada persentase kecil dari modal (misalnya 1–2%). Pertimbangkan juga untuk menambah posisi jika harga berhasil menembus target secara terukur dengan pola yang jelas, menggunakan trail jika diperlukan.
Jika kondisi pasar berubah drastis atau data fundamental menunjukkan penurunan momentum, pertimbangkan untuk menilai kembali sinyal ini. Apabila kondisi tidak memenuhi syarat trading atau instrumen tidak likuid, sinyal dapat diubah menjadi 'no' sesuai evaluasi pasar.