
USD/CAD beranjak naik untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan sekitar 1.3840 pada sesi Asia hari Selasa. Dolar AS memanfaatkan data inflasi dan ekspektasi kebijakan Federal Reserve yang lebih keras, sementara CAD tertekan oleh pergerakan minyak yang lebih lemah. Kondisi ini menambah ketegangan antara nilai tukar utama dan komoditas terkait.
Pergerakan minyak yang melemah menekan CAD lebih lanjut, meskipun ada sinyal bahwa harga minyak bisa rebound jika Iran menghentikan negosiasi tidak langsung dengan AS. Laporan tersebut menambah spekulasi tentang dinamika pasokan energi dan dampaknya terhadap mata uang komoditas. Analisis pasar menyoroti bagaimana kebijakan energi dapat memicu pergerakan besar pada pasangan mata uang berbasiskan komoditas.
Di sisi makro, para pelaku pasar tetap waspada terhadap ancaman inflasi yang lebih tinggi dan kemungkinan kenaikan suku bunga Fed sebelum akhir tahun. Pasar harga sekarang memperkirakan peluang kenaikan 25 bps pada Desember sekitar 39%, menurut CME FedWatch. Sementara itu, pernyataan optimistis dari tokoh diplomatik menunjukkan adanya kemajuan dalam upaya menghindari gangguan lebih lanjut di wilayah tersebut.
Dari sisi teknikal, pasangan USD/CAD menunjukkan momentum bullish dengan harga sekitar 1.3840. Jika sentimen inflasi tetap mendukung dolar, bias jangka pendek cenderung menguat lebih lanjut. Level resistance terdekat terlihat di sekitar 1.3915, sementara support terdekat berada di sekitar 1.3790.
Faktor minyak tetap menjadi swing factor yang bisa mengubah arah. Jika minyak rebound akibat perkembangan negosiasi Iran, CAD berpotensi menguat meskipun dolar masih kuat, sehingga volatilitas bisa meningkat. Trader harus waspada terhadap gap risiko.
Rencana perdagangan ini mengasumsikan open di 1.3840 dengan stop loss di 1.3790 dan take profit di 1.3915 untuk mencapai rasio risiko-imbalan minimal 1:1.5. Jika harga menembus 1.3915, target lanjutan bisa berada di sekitar 1.3950–1.4000; jika turun menembus 1.3790, skenario risiko bisa naik dan posisi perlu dievaluasi ulang.