Data Indeks Harga Konsumen AS Desember 2025 menunjukkan kenaikan 0,3 persen secara bulanan, tepat seperti yang diperkirakan pasar. Inflasi tahunan tetap di 2,7 persen, menandakan perlambatan tekanan harga secara umum. Angka ini memperkuat ekspektasi bahwa kebijakan The Fed akan dipertahankan pada bulan ini.
Pasar juga fokus pada dinamika tenaga kerja. Nonfarm Payrolls yang kuat dan laporan ADP yang solid selama empat minggu terakhir menunjukkan pasar kerja yang tangguh. Tekanan inflasi inti yang masih dekat dengan jalurnya memberi ruang bagi penundaan perubahan kebijakan, meski ketegangan harga masih tersisa.
Seiring dengan itu, pergerakan dolar terhadap pasangan mata uang utama tetap positif ketika data inflasi berjalan sejalan dengan ekspektasi pasar. Namun dampak terhadap USD/CAD juga dipengaruhi pergerakan harga minyak, sehingga arah mata uang Kanada tetap bergantung pada sentimen komoditas dan kebijakan fiskal negara sana.
Minyak mentah WTI bergerak di sekitar level 60,70 dolar per barel pada saat ini, mendekati tertinggi dua bulan. Pergerakan harga didorong oleh prospek permintaan global dan kekhawatiran gangguan pasokan yang bisa muncul dari geopolitis Timur Tengah. Pasar energi tetap sangat dipengaruhi oleh perkembangan terbaru terkait Iran dan kebijakan AS.
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran menambah risiko terhadap pasokan minyak. Trump menghentikan pembicaraan dengan pejabat Iran di tengah protes yang sedang berlangsung, sehingga volatilitas pasar minyak meningkat. Risiko gangguan produksi Iran yang sekitar 3,3 juta barel per hari menambah tekanan harga.
Di sisi lain, harga minyak yang lebih tinggi bisa memperkuat CAD karena Kanada merupakan produsen utama. Namun ketergantungan kuat pada dolar AS dan data inflasi AS membuat pergerakan USD/CAD lebih dipengaruhi oleh faktor kebijakan moneter Amerika daripada harga minyak semata. Bayangan volatilitas tetap ada sehingga perlu pengelolaan risiko yang prudent.
Secara umum, USD/CAD diperdagangkan sekitar 1,3900 selama sesi Asia, menandakan momentum yang masih rentan tetapi cenderung bullish untuk dolar. Interaksi antara data IHK AS dan persepsi terhadap kebijakan Fed menjaga arah pasangan tersebut.
Analisis fundamental mendukung peluang penguatan dolar, dengan inflasi inti yang tetap terkendali dan sinyal bahwa Fed akan mempertahankan kebijakan saat ini. Meski demikian pergerakan minyak dan risiko geopolitik dapat menahan atau memicu koreksi singkat jika berita berubah. Trader perlu memperhatikan rilis data ekonomi dan berita geopolitis yang sedang berlangsung.
Rencana perdagangan yang disarankan adalah masuk posisi beli pada USD/CAD dengan open sekitar 1.3900, target harga 1.4050 dan stop loss di 1.3850. Rasio risiko terhadap imbalan lebih dari 1 banding 1.5. Jika minyak turun tajam atau data ekonomi AS mengejutkan, parameter trading perlu disesuaikan untuk menjaga manajemen risiko.