Permintaan terhadap aset aman meningkat karena konflik regional dan ketidakpastian geopolitik global. Hal ini mendorong dolar AS mencapai level tertinggi dalam beberapa bulan. Investor mencari perlindungan di mata uang cadangan, sehingga dolar menguat secara umum. Namun, pergerakan USD/CAD tetap dibatasi oleh faktor lain yang bekerja berlawanan di pasar minyak dan oleh dinamika teknikal yang tidak jelas.
Lonjakan harga minyak mentah memberikan dampak ganda bagi mata uang CAD. Di satu sisi, reli minyak mendukung CAD karena negara produsen utama sangat terefleksi pada pendapatan ekspor minyak. Di sisi lain, meningkatnya tekanan inflasi akibat minyak bisa menunda rencana pemotongan suku bunga dari Federal Reserve, sehingga memberi dukungan bagi dolar AS. Kondisi ini menciptakan tarik-ulur di pasar yang membuat arah USD/CAD sulit ditentukan secara jelas.
Secara teknikal, level sekitar 1.3600 tetap menjadi zona penting. Area ini sering berfungsi sebagai penghalang bagi upaya kenaikan jangka pendek. Pelaku pasar cenderung menunggu konfirmasi aksi beli yang kuat sebelum menimbang posisi long pada USD/CAD. Dengan demikian, risiko pembalikan arah tetap tinggi jika data berikutnya tidak memenuhi ekspektasi.
Harga minyak mentah terus melonjak, melampaui batas $110 per barel karena kekhawatiran gangguan pasokan di Selat Hormuz. Lonjakan ini menambah tekanan inflasi dan mengubah proyeksi kapan kebijakan moneter AS akan melonggarkan suku bunga. Dampaknya bagi USD/CAD adalah potensi penguatan dolar AS yang lebih lanjut meskipun CAD mendapat dukungan dari sisi komoditas.
Di saat yang sama, ketegangan geopolitik menjaga arus masuk ke aset safe-haven, sehingga dolar AS tetap dibeli. Namun, lonjakan minyak memberikan dukungan pada CAD, sehingga tidak ada langkah jelas untuk USD/CAD. Kondisi ini membuat pasangan tersebut berfluktuasi tanpa arah yang sangat jelas dalam jangka pendek.
Laporan NFP AS pada Jumat lalu menunjukkan angka yang mengecekankan. Hal ini menambah ketidakpastian pasar dan membuat trader berhati-hati. Banyak pelaku pasar menunggu konfirmasi data lebih lanjut sebelum mengambil posisi besar. Secara keseluruhan, rasio risiko-imbalan untuk posisi jangka pendek masih perlu diawasi dengan cermat.