USD/CAD menguat seiring dolar AS memotong pelemahan sebelumnya setelah pernyataan Presiden AS Donald Trump yang tidak mengarah pada deeskalasi konflik di Timur Tengah. Pasar menilai risiko geopolitik tetap tinggi dan investor beralih ke mata uang utama sebagai pelindung nilai. Pada perdagangan Asia, pasangan ini diperdagangkan mendekati 1.390, mencerminkan reaksi awal terhadap dinamika berita terbaru.
Trump menegaskan bahwa kemampuan militer Iran telah sangat melemah, dengan kemampuan rudal dan drone dikurangi, serta kepemimpinan yang berkurang. Narasi tersebut menambah unsur optimisme terkait resolusi konflik dalam 2–3 minggu, meski pasar masih fokus pada arah kebijakan moneter AS. Ketidakpastian kebijakan Fed membuat dolar tetap berada di wilayah kuat dalam beberapa sesi mendatang.
Di sisi lain, CAD berpotensi tetap mendapat dukungan jika harga minyak mengalami reli lebih lanjut. Kanada adalah eksportir minyak terbesar ke Amerika Serikat, sehingga pergerakan harga minyak mentah berimbas langsung pada nilai CAD. Secara umum, pertemuan antara faktor geopolitik, fiskal, dan harga energi membuat arah USD/CAD tetap dinamis dalam minggu-minggu mendatang.
Fokus kebijakan moneter tetap pada Fed; bank sentral mempertahankan kisaran suku bunga 3,50%–3,75% pada pertemuan 17–18 Maret 2026. Meskipun demikian, dot plot median menunjukkan peluang satu pemotongan 25 basis poin di kemudian hari pada 2026. Pasar menilai bahwa keputusan ini bisa menahan volatilitas jangka pendek sembari menunggu sinyal inflasi lebih jelas.
Imbal hasil obligasi AS pulih dengan kenaikan pada 2-tahun dan 10-tahun, sejalan data ekonomi yang kuat. Ekspektasi bahwa suku bunga akan bertahan lebih lama menambah nilai dolar secara umum. Namun, peningkatan harga minyak yang berkelanjutan tetap menjadi faktor pendukung bagi CAD jika produksi Kanada membaik.
Harga minyak mentah WTI naik hampir 5% setelah dua hari penurunan, diperdagangkan sekitar $98.90 per barel pada penulisan. Lonjakan harga energi memperkuat sentimen energi global dan memperuncing korelasi CAD terhadap pergerakan harga minyak. Arah lanjutan akan tetap dipengaruhi komentar kebijakan dan dinamika geopolitik di Timur Tengah.
Secara teknikal, potensi USD/CAD untuk melanjutkan penguatan tetap ada jika dolar mempertahankan momentum saat ini dan minyak tetap mendukung. Pelaku pasar bisa mempertimbangkan posisi beli USD/CAD dengan tingkat pembukaan sekitar 1.390, target di sekitar 1.407, dan stop di 1.381. Rasio risiko terhadap imbal hasil di atas 1:1,5 jika skema ini terwujud.
Namun, pergerakan bisa berubah jika data ekonomi AS berubah atau jika minyak mengalami koreksi. Oleh karena itu, pemantauan rilis data ekonomi utama dan pergerakan harga minyak secara berkala sangat penting. Disiplin dalam manajemen risiko, termasuk penggunaan trailing stop, akan membantu mengamankan keuntungan saat pasar berbalik.
Menurut Cetro Trading Insight, kunci analisis adalah memahami bagaimana dolar, minyak, dan dinamika geopolitik saling memengaruhi. Kami menyarankan pembaca menjaga posisi dengan batas risiko yang jelas dan mengikuti target jangka menengah. Sinyal trading ini dirancang untuk menawarkan peluang dengan rasio risiko-imbal hasil minimal 1:1,5.