USD/CAD diperdagangkan mendekati level 1.3700 setelah rebound dari level terendah bulanan di sekitar 1.3650 yang terlihat pada akhir pekan lalu. Pergerakan harga menunjukkan adanya dinamika pasar yang masih rapat, karena para pelaku pasar menantikan petunjuk lebih lanjut dari data inflasi Kanada. Konsensus inflasi bisa menjadi penentu arah bagi kebijakan Bank of Canada dalam beberapa bulan ke depan.
Investornya menilai ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran telah meningkatkan permintaan terhadap dolar AS sebagai aset aman. Kendati demikian, arah pasangan ini tetap dibatasi oleh reli harga minyak yang cenderung mendongkrakCAD karena Kanada adalah produsen energi utama. Ketidakpastian regional membuat investor berhati-hati, sehingga dolar tetap menarik tanpa mendorong kenaikan tajam pada pasangan ini.
Indeks dolar (DXY) terlihat bergerak ke wilayah sekitar 98.30, mengindikasikan adanya permintaan relatif pada mata uang utama. Sementara itu, komentar beberapa pejabat Federal Reserve yang menyoroti risiko inflasi akibat harga energi yang lebih tinggi turut memberi tekanan pada ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter AS. Meski demikian, soliditas harga minyak membentuk dinamika berbeda yang membatasi kenaikan USD secara berkelanjutan.
Pergerakan minyak menjadi faktor utama bagi arah USD/CAD. Lonjakan harga minyak menambah tantangan bagi CAD bila biaya energi meningkat secara domestik, meskipun kenaikan minyak juga bisa mendukung CAD karena Kanada merupakan eksportir energi besar. Pada hari ini, WTI naik sekitar 4% dan diperdagangkan mendekati saat ini di sekitar $87,30 per barel, dipicu kekhawatiran gangguan aliran energi melalui Selat Hormuz akibat ancaman Iran terhadap kapal dagang.
Selain dinamika geopolitik, sikap pasar terhadap risiko juga dipengaruhi komentar pejabat Federal Reserve. Kekhawatiran mengenai dampak perang berkepanjangan di wilayah Timur Tengah terhadap inflasi memberi sinyal bahwa kebijakan moneter AS bisa tetap data-driven meskipun risiko geopolitik meningkat. Pengaruhnya terhadap USD/CAD sulit dipisahkan antara dorongan USD akibat safe-haven dan dukungan CAD dari biaya energi yang lebih tinggi.
Secara umum, pergerakan harga tetap dalam kisaran karena kedua sisi pasar menimbang faktor risiko dan peluang. Pasar menunggu konfirmasi dari rilis inflasi Kanada dan respons kebijakan BoC yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Kondisi ini menciptakan lingkungan perdagangan yang cenderung volatil namun terkendali dalam jangka pendek.
Investors menantikan rilis Consumer Price Index (CPI) Kanada untuk bulan Maret. Proyeksi menunjukkan inflasi bulanan bisa naik sekitar 1,1%, lebih tinggi dari 0,5% pada Februari, sementara inflasi tahunan diperkirakan mendekati 2,5%. Laju inflasi yang lebih kuat dari perkiraan bisa mengubah pandangan pasar terhadap kebijakan moneter BoC.
Jika data CPI menunjukkan tekanan inflasi yang lebih tinggi dari ekspektasi, peluang untuk pengetatan kebijakan BoC bisa meningkat meskipun fondasi pertumbuhan ekonomi Kanada berjalan tipis. Pasar kemungkinan akan menyesuaikan harga pada kalender pertemuan kebijakan berikutnya sesuai dengan reaksi inflasi terhadap biaya energi dan pertumbuhan domestik.
Selain data inflasi, pasar juga memperhatikan komentar pejabat BoC dan dinamika harga energi. Reaksi pasar terhadap angka CPI dapat memicu pergeseran sudut pandang terhadap arah pair USD/CAD dalam beberapa sesi ke depan. Secara keseluruhan, skenario baseline tetap berhati-hati dengan potensi pergeseran jika inflasi menunjukkan kecekatan lebih tinggi dari ekspektasi.