USD/CAD tetap stabil di tengah meredanya ketegangan geopolitik dan dinamika perdagangan antara AS dan mitra utama. Pasangan ini diperdagangkan sekitar level 1,3790 pada sesi Eropa, menunjukkan bahwa likuiditas pasar mata uang utama Kanada tetap terjaga meski pergeseran sentimen terjadi. Kondisi global juga memengaruhi pergerakan, namun arah harga relatif tenang dalam beberapa hari terakhir.
Faktor-faktor fundamental dan teknikal terus memandu CAD ketika harga minyak menunjukkan dayanya. Ketika CEO Aramco menyatakan bahwa kelebihan pasokan tidak menggerus permintaan yang tumbuh di negara berkembang, para pelaku pasar melihat tanda-tanda permintaan global yang kuat. Kondisi ini mendukung CAD secara tidak langsung terhadap dolar AS karena peran Kanada sebagai eksportir energi utama.
Investors menimbang arah dolar seiring meredanya risiko geopolitik dan data ekonomi yang akan dirilis. USD/CAD telah berhenti dari penurunan empat hari dan diperdagangkan di sekitar level 1,3790. Pasar juga menanti pembacaan awal PMI S&P Global AS untuk mengukur momentum aktivitas manufaktur dan jasa serta menilai dampak terhadap dinamika kebijakan moneter ke depan.
Perspektif kebijakan moneter menjadi fokus utama bagi pasar. Pasar menunjukkan probabilitas pemotongan suku bunga The Federal Reserve pada Desember yang cukup tinggi meskipun keputusan minggu depan kemungkinan mempertahankan suku bunga. Berdasarkan CME FedWatch, peluang pemotongan mencapai sekitar 95%, menambah tekanan pada dolar jika realisasi penurunan terjadi.
Di samping itu, narasi politik global tetap mempengaruhi sentimen risiko. Pernyataan Presiden AS dan dinamika aliansi keamanan mempengaruhi arus modal ke aset berisiko maupun safe-haven. Swung sentiment ini membuat arah USD/CAD berfluktuasi meskipun moderasi kebijakan dapat menekan dolar secara keseluruhan.
Inflasi yang diukur dengan Personal Consumption Expenditures (PCE) inti menunjukkan tekanan yang moderat, terpantau naik 2,8% secara tahunan hingga November, sesuai ekspektasi pasar. Jika Fed memang melanjutkan jalur pelonggaran, imbal hasil dolar bisa melemah, memberikan dukungan bagi CAD. Dalam jangka pendek hingga menengah, faktor-faktor ini bisa menjaga korelasi USD/CAD tetap melemah terhadap CAD.
Harga minyak WTI menguat setelah mengalami koreksi sebelumnya, diperdagangkan mendekati $59,60 per barel pada saat ini. Pernyataan dari pimpinan Aramco yang menenangkan soal permintaan global menambah sentimen positif bagi pasar energi. Permintaan negara berkembang yang kuat menjadi pendorong tambahan bagi reli minyak ke depan.
Pergerakan minyak yang lebih tinggi mendukung CAD karena Kanada sebagai eksportir minyak utama ke pasar Amerika Serikat. Kenaikan harga minyak biasanya meningkatkan pendapatan ekspor Kanada serta mendukung perekonomian domestik, sehingga menjaga cadangan valuta asing dan stabilitas mata uang lokal. Akibatnya, bias untuk USD/CAD cenderung melemah seiring kenaikan minyak berkelanjutan.
Outlook jangka menengah menunjukkan permintaan energi global yang diperkirakan tetap kuat, dengan konsumsi mencapai rekor tertinggi dan proyeksi meningkat pada 2026. Hal ini memperuncing manfaat bagi CAD dalam portofolio komoditas negara tersebut. Meski demikian, volatilitas bisa tetap tinggi karena dinamika geopolitik dan perubahan kebijakan moneter bank sentral yang tidak pasti.