Perdagangan USD/CAD belakangan melemah karena CAD yang terkait komoditas menerima dukungan dari lonjakan harga minyak, dipicu kekhawatiran terhadap eskalasi di Iran. Pelaku pasar menimbang dampak geopolitik terhadap arus perdagangan dan aliran investasi lintas mata uang. Kondisi ini menciptakan dinamika lemah bagi dolar AS.
Harga minyak mentah WTI naik lagi, menempatkan harga sekitar 59,40 dolar AS per barel saat laporan ditulis. Korelasi antara minyak dan CAD menguat karena Kanada adalah eksportir minyak mentah besar ke Amerika Serikat, sehingga perubahan harga energi langsung mempengaruhi nilai CAD. Peningkatan harga minyak turut menambah daya dorong bagi komoditas mata uang Kanada.
Kekhawatiran pasokan di pasar minyak sengaja menambah volatilitas, sementara para pelaku pasar menantikan rilis data Indeks Harga Konsumen Desember AS untuk memberikan petunjuk terkait jalur kebijakan The Fed. Analisis pasar menunjukkan perhatian pada tren suku bunga meskipun berbagai faktor fundamental saling berinteraksi.
Rilis CPI Desember AS menjadi fokus utama minggu ini, karena angka tersebut memandu ekspektasi kebijakan moneter The Fed. Banyak analis memperkirakan kebijakan pelonggaran bertahap tahun ini, meski laju inflasi bisa membatasi ruang manuver bank sentral. Pasar juga mencoba membaca bagaimana CPI mempengaruhi peluang pemangkasan suku bunga di sisa tahun.
Data Nonfarm Payrolls Desember yang mengecekan memperkuat narasi dovish, dan indeks pasar menunjukkan peluang kuat untuk menahan suku bunga pada pertemuan Januari. Alat prediksi seperti FedWatch menilai probabilitas bahwa bank sentral AS mempertahankan tingkat suku bunga cukup tinggi di pertemuan mendatang.
Di ranah politik, muncul kekhawatiran mengenai independensi The Fed setelah jaksa federal mengancam menuntut Ketua Powell atas kesaksian Kongres, yang menambah ketidakpastian terhadap arah kebijakan moneter di masa mendatang.
Secara teknikal, pergerakan USD/CAD berada di sekitar level 1,3870, dengan dinamika imbal hasil dan harga minyak menjadi pendorong utama arah pasangan ini. Ketahanan CAD terhadap pelemahan USD mencerminkan kontribusi minyak bagi ekonomi Kanada serta dampak geopolitik terhadap pasar komoditas.
Kalau skenario jual tetap relevan, target laba sekitar 1,3670 dianggap realistis jika tren turun berlanjut, dengan stop loss di sekitar 1,4000 untuk menjaga rasio risiko terhadap imbalan minimal 1:1,5.
Volatilitas bisa meningkat jika tensi Iran mereda atau data ekonomi AS memberikan kejutan, sehingga manajemen risiko tetap menjadi fokus utama bagi trader yang mengikuti rekomendasi ini.