Perkembangan makro global saat ini menempatkan USD dalam tekanan seiring ekspektasi dua penurunan suku bunga The Fed pada 2026. Pasar menilai bahwa risiko kebijakan moneter yang lebih longgar bisa mempercepat peluang investasi di aset berisiko. Diskusi FOMC terbaru menunjukkan bahwa beberapa pejabat mempertimbangkan kelonggaran tambahan jika inflasi melandai.
Di sisi lain, CAD mendapat dukungan dari harga minyak yang lebih tinggi. Kanada sebagai eksportir minyak mentah utama ke AS membuat CAD sensitif terhadap kebijakan harga komoditas. Ketidakpastian terkait tindak lanjut kebijakan BoC menambah kompleksitas pada pergerakan pasangan ini.
Secara teknis, USD/CAD melemah setelah sesi kenaikan sebelumnya dan diperdagangkan sekitar 1.3710 pada jam Asia. Sentimen pasar terikat antara ekspektasi penurunan suku bunga dan dinamika geopolitik yang bisa menjaga volatilitas. Investor menantikan rilis data utama dan keputusan OPEC+ untuk menentukan arah jangka pendek.
Ketahanan pasokan energi menjadi pendorong utama bagi CAD akhir-akhir ini. Di tengah kekhawatiran gangguan pasokan, harga minyak WTI tetap berada di level yang mendukung pendapatan ekspor Kanada. OPEC+ menegaskan komitmen untuk membatasi peningkatan produksi, sehingga volatilitas minyak sering mempengaruhi sentimen USD/CAD.
Geopolitik regional juga membentuk ekspektasi pasar. Serangan terhadap fasilitas minyak dan sanksi terhadap pelaku perdagangan minyak telah menambah risiko pasokan global. Dampak ini berkontribusi pada pergerakan USD/CAD melalui perubahan aliran modal dan persepsi risiko.
Data domestik Kanada juga relevan. PMI Manufaktur Kanada menunjukkan pembacaan yang sedang, sementara PDB riil Oktober turun 0,3% menegaskan momentum melambat menuju kuartal keempat. Kondisi ini memberi ruang bagi BoC untuk berhati-hati terhadap kebijakan pengetatan lebih lanjut, mendukung potensi penguatan CAD jika minyak tetap didukung.
Secara teknis, pergerakan USD/CAD saat ini berada dalam wilayah yang menguji level kunci. Kisaran 1.3700–1.3750 menjadi zona penting untuk penentuan arah, dengan tekanan utama berasal dari pergeseran fundamental volatil. Karena narasi dolar melemah dan CAD didorong oleh minyak, rekomendasi trading yang relevan adalah posisi SELL pada pasangan ini.
Jika harga menembus ke bawah 1.3600 secara konsisten, peluang penurunan lebih lanjut menuju 1.3500 meningkat. Namun, bila dolar AS pulih secara mendadak, perkembangan teknis bisa berubah arah dan diperlukan evaluasi ulang posisi. Manajemen risiko menjadi kunci dalam menjaga eksposur selama tenggat data makro berikutnya.
Rencana manajemen posisi mencakup stop loss di 1.3850 dan target 1.3500 untuk rasio risiko-reward minimal 1:1.5. Disarankan memantau pernyataan The Fed, lonjakan harga minyak, dan kebijakan OPEC+ karena faktor-faktor tersebut dapat mengubah dinamika pasar dengan cepat. Pengawasan berkelanjutan akan membantu menyesuaikan strategi secara tepat.